- Timnas Swiss menghadapi ancaman ular berbisa di sekitar lokasi kamp latihan mereka di San Diego, Amerika Serikat.
- Wilayah latihan tersebut dihuni empat spesies ular berbahaya, termasuk rattlesnake jenis Crotalus helleri yang sangat mematikan.
- Situasi serupa juga dialami Timnas Norwegia saat menjalani pemusatan latihan di Greensboro, North Carolina sebelum turnamen berlangsung.
Suara.com - Timnas Swiss menghadapi situasi tak biasa jelang Piala Dunia 2026. Kamp latihan mereka di San Diego, Amerika Serikat, ternyata berada di area yang dikenal sebagai sarang ular berbahaya.
Akun resmi Timnas Swiss menginformasikan kondisi itu lewat unggahan yang tunjukkan peta fasilitas latihan yang menandai snake area di sekitar lapangan.
Area tersebut diberi garis merah mencolok dengan peringatan tegas, Waspada terhadap ular.
Menurut San Diego Natural History Museum, wilayah tersebut dihuni setidaknya empat spesies ular berbisa.
Salah satu yang paling umum adalah rattlesnake jenis Crotalus helleri, yang dikenal berbahaya.
Skuad Swiss saat ini tengah beradaptasi dengan kondisi cuaca lembap di Amerika Serikat.
Namun, ancaman reptil berbisa menjadi perhatian tambahan yang tak kalah serius bagi pemain dan staf.
Swiss bukan satu-satunya tim yang menghadapi ancaman ini.
Timnas Norwegia juga mendapat peringatan serupa saat menjalani pemusatan latihan di Greensboro, North Carolina.
Baca Juga: Kisah Austria Akhiri Kutukan 28 Tahun di Piala Dunia 2026 Bersama Heavy Pressing Ralf Rangnick
Pihak setempat mengimbau pemain untuk tidak memprovokasi ular.
“Jangan mencoba menangkap atau mengganggunya dalam kondisi apa pun—itu sangat berbahaya,” demikian pernyataan resmi kota Greensboro dilansir dari The Sun.
Gelandang Norwegia, Kristian Thorstvedt, mengaku tidak nyaman dengan situasi tersebut.
Ia tidak senang mendengar adanya ular di sekitar kamp tim.
Di tengah situasi itu, Swiss tetap fokus menatap laga pembuka Grup B melawan Qatar pada 13 Juni.
Swiss juga dijadwalkan menghadapi Bosnia dan Herzegovina serta Kanada di fase grup.
Sementara itu, Norwegia akan memulai perjalanan mereka melawan Irak pada 16 Juni.
Laga berikutnya mempertemukan mereka dengan Senegal dan Prancis yang menjadi salah satu favorit juara.
Berita Terkait
-
Kisah Austria Akhiri Kutukan 28 Tahun di Piala Dunia 2026 Bersama Heavy Pressing Ralf Rangnick
-
Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global
-
Bisakah Kanada Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali? Intip Kekuatan The Reds di Piala Dunia 2026
-
Peta Kekuatan Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Chris Wood Jadi Tumpuan Utama
-
Misi Balas Dendam Mbappe! Ini Peta Jalan Prancis Menuju Gelar Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL