- Kapten Gustavo Gomez menyatakan kesiapan timnas Paraguay menghadapi Amerika Serikat pada laga pembuka Piala Dunia 2026.
- Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di SoFi Stadium, Los Angeles, pada tanggal 12 Juni mendatang.
- Paraguay kembali berkompetisi di Piala Dunia setelah absen selama 16 tahun dengan membawa tujuh pemain Palmeiras.
Suara.com - Kapten timnas Paraguay, Gustavo Gomez, melontarkan pernyataan penuh percaya diri jelang laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Amerika Serikat.
Bek Palmeiras itu bahkan membayangkan dirinya mencetak gol lewat sundulan dari situasi sepak pojok.
Dalam wawancara, Gomez menggambarkan momen tersebut dengan detail.
“Akan ada sepak pojok, saya melompat, menyundul, mencetak gol dan merayakannya. Saya tidak tahu apakah Donald Trump akan hadir, tapi mungkin dia akan sedikit sedih jika kami menang,” ujarnya dilansir dari O Globo.
Pemain berusia 33 tahun itu juga mengaku antusias menjalani Piala Dunia pertamanya.
Gomez menyebut tekanan sebagai sebuah kehormatan dalam mewujudkan mimpi masa kecil membela negara di ajang terbesar sepak bola dunia.
“Memiliki tekanan adalah sebuah privilese. Anda punya kesempatan mewujudkan mimpi dan mewakili negara. Saya merasakan kecemasan yang berbeda, tapi itu menyenangkan,” kata Gomez.
Paraguay kembali ke Piala Dunia setelah absen selama 16 tahun.
Paraguay tergabung di Grup D bersama Amerika Serikat, Australia, dan Turki.
Baca Juga: Gempa 5,2 Guncang Meksiko Jelang Pembukaan Piala Dunia 2026, Protokol Darurat Diterapkan
Selain Gomez, beberapa pemain Palmeiras juga memperkuat Paraguay, termasuk Maurício dan Ramón Sosa.
Secara keseluruhan, klub asal Brasil itu mencatatkan tujuh pemain yang tampil di Piala Dunia 2026, jumlah terbanyak dalam sejarah mereka.
Paraguay dijadwalkan menghadapi Amerika Serikat pada 12 Juni di SoFi Stadium, Los Angeles.
Laga ini menjadi ujian awal sekaligus panggung pembuktian bagi Gomez dan rekan-rekannya di turnamen empat tahunan ini.
Berita Terkait
-
Gempa 5,2 Guncang Meksiko Jelang Pembukaan Piala Dunia 2026, Protokol Darurat Diterapkan
-
Fotografer Timnas Irak Dideportasi dari AS Usai Ditahan 13 Jam Jelang Piala Dunia 2026
-
AS Balik Kanan? Iran Serang Israel, Trump Desak Benjamin Netanyahu Legowo
-
Calon Pemain Baru Manchester United Gantikan Wesley Franca di Piala Dunia 2026
-
Peta Kekuatan Timnas Ghana Piala Dunia 2026, Kombinasi Pemain Senior Jadi Modal Tempur Black Stars
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun