-
Carlos Queiroz resmi melatih Timnas Ghana untuk membidik tiket kelolosan menuju babak gugur.
-
Black Stars tergabung di Grup L bersama tim kuat Inggris, Kroasia, dan Panama.
-
Ghana lolos ke Piala Dunia 2026 setelah memuncaki kualifikasi dengan delapan kemenangan grup.
Suara.com - Timnas Ghana menunjuk juru taktik berpengalaman Carlos Queiroz demi mengakhiri tren buruk rontok di fase grup Piala Dunia 2026. Target utama raksasa Afrika Barat ini adalah menembus babak gugur dan mengulangi kejayaan masa lalu.
Langkah radikal federasi mendatangkan pelatih berusia 73 tahun tersebut menjadi pembeda nyata dalam persiapan mereka tahun ini. Kehadiran mantan arsitek timnas Portugal itu membawa angin segar sekaligus standar disiplin baru ke dalam skuat.
Queiroz resmi memimpin Black Stars sejak April 2026 untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Otto Addo. Pengalaman lintas benua miliknya diharapkan mampu memecah kebuntuan taktis yang dialami Ghana pada dua edisi terdahulu.
Langkah awal sang pelatih kini diuji oleh komposisi penghuni Grup L yang terhitung sangat kompetitif. Ghana harus bersaing ketat dengan dua kekuatan utama sepak bola Eropa, yakni Inggris dan Kroasia, serta Panama.
Jordan Ayew kembali dipercaya memimpin rekan-rekannya di lapangan hijau sebagai kapten utama tim. Penyerang gaek tersebut memikul beban moral untuk membimbing deretan talenta muda potensial yang baru dipanggil.
Sektor penyerangan menjadi tumpuan utama Ghana dengan mengandalkan nama-nama besar yang merumput di kompetisi elite Eropa. Inaki Williams, Kamaldeen Sulemana, serta Antoine Semenyo diprediksi menjadi motor serangan utama dalam membongkar pertahanan lawan.
Kehadiran Thomas Partey di sektor gelandang tengah juga menjadi jangkar penting untuk menjaga keseimbangan permainan tim. Pengalamannya sangat dibutuhkan untuk meredam agresivitas lini tengah Inggris dan Kroasia yang terkenal kreatif.
Pada posisi penjaga gawang, Lawrence Ati-Zigi kemungkinan besar tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar. Ia akan dikawal oleh barisan bek tangguh seperti Abdul Mumin, Alidu Seidu, dan Baba Abdul Rahman.
Secara keseluruhan, komposisi skuat pilihan Queiroz kali ini mengombinasikan ketangguhan fisik khas Afrika dengan visi bermain modern. Sebanyak 26 pemain terbaik telah didaftarkan untuk berjuang mengharumkan nama bangsa di Amerika Utara.
Baca Juga: Rafael Leao Ngamuk! Tinju Pemain Chile, Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Ujian perdana Black Stars akan berlangsung di Stadion BMO Field, Toronto, Kanada, saat bersua Panama. Pertandingan pembuka ini menjadi laga krusial yang wajib dimenangkan demi mengamankan poin awal.
Setelah menghadapi Panama, Ghana akan langsung terbang ke Boston untuk menantang tim favorit juara, Inggris. Laga penutup fase grup kemudian ditutup dengan pertempuran sengit melawan Kroasia di Philadelphia.
Perjalanan Ghana menuju putaran final sendiri terbilang sangat meyakinkan sepanjang babak kualifikasi zona Afrika. Mereka berhasil menguasai puncak klasemen Grup I dengan mengemas delapan kemenangan dari sepuluh laga.
Catatan impresif tersebut menjadi modal kepercayaan diri yang sangat tinggi bagi anak asuh Carlos Queiroz. Namun, atmosfer putaran final Piala Dunia tentu memiliki tekanan yang jauh berbeda dibanding babak kualifikasi.
Kilas balik sejarah mencatat Ghana sebenarnya memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan turnamen akbar empat tahunan ini. Mereka tercatat sudah tampil sebanyak lima kali, masing-masing pada edisi 2006, 2010, 2014, 2022, dan 2026.
Pencapaian emas mereka terjadi pada Piala Dunia 2010 saat sukses melaju hingga babak perempat final. Saat itu, langkah historis mereka dihentikan secara dramatis oleh Uruguay melalui drama adu penalti yang kontroversial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun