- Gempa bermagnitudo 5,2 mengguncang Ometepec, Meksiko, pada 5 Juni menjelang pembukaan Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca.
- Pihak berwenang menghentikan sementara operasional metro dan mengaktifkan protokol keamanan untuk memastikan kelayakan infrastruktur di Kota Meksiko.
- Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada kerusakan signifikan, sehingga persiapan ajang Piala Dunia tetap berjalan sesuai jadwal rencana.
Suara.com - Kota Meksiko diguncang gempa bermagnitudo 5,2 hanya enam hari jelang pembukaan Piala Dunia 2026.
Getaran dirasakan pada 5 Juni, dengan pusat gempa berada di Ometepec, negara bagian Guerrero, sekitar 555 kilometer dari ibu kota.
Meski tidak memicu alarm peringatan dini, otoritas langsung mengaktifkan protokol keamanan dan perlindungan sipil.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada dampak serius terhadap infrastruktur kota maupun persiapan turnamen.
Operasional metro sempat dihentikan sementara untuk inspeksi menyeluruh.
Pemeriksaan dilakukan pada kereta, rel, stasiun, serta fasilitas penting lainnya guna memastikan kondisi tetap aman.
“Kami menerapkan protokol respons gempa di seluruh jaringan metro dan melakukan inspeksi untuk menjamin operasional yang aman,” ujar Direktur Metro, Adrián Rubalcava dilansir dari O Globo.
Pemerintah kota juga memastikan prosedur keamanan berjalan sesuai standar.
Hingga saat ini, tidak ditemukan kerusakan signifikan pada bangunan maupun fasilitas pendukung Piala Dunia.
Baca Juga: Fotografer Timnas Irak Dideportasi dari AS Usai Ditahan 13 Jam Jelang Piala Dunia 2026
Pembukaan Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni di Stadion Azteca, dengan laga antara Meksiko melawan Afrika Selatan.
Acara pembukaan juga akan dimeriahkan penampilan sejumlah bintang pop Amerika Latin seperti Shakira dan Anitta.
Meski sempat memicu kekhawatiran, persiapan turnamen tetap berjalan sesuai rencana.
Otoritas memastikan seluruh fasilitas siap digunakan menjelang salah satu ajang olahraga terbesar di dunia tersebut.
Berita Terkait
-
Fotografer Timnas Irak Dideportasi dari AS Usai Ditahan 13 Jam Jelang Piala Dunia 2026
-
Calon Pemain Baru Manchester United Gantikan Wesley Franca di Piala Dunia 2026
-
Peta Kekuatan Timnas Ghana Piala Dunia 2026, Kombinasi Pemain Senior Jadi Modal Tempur Black Stars
-
Krisis Visa Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kapten Ehsan Hajsafi Pertanyakan Kinerja FIFA
-
Hooligan Inggris Terancam Masuk Penjara Geng Jika Berulah di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Penumpang Ambulans Tewas Seketika
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
Terkini
-
Fotografer Timnas Irak Dideportasi dari AS Usai Ditahan 13 Jam Jelang Piala Dunia 2026
-
Feyenoord Pecat Robin van Persie, Tak Puas Meski Finis Peringkat Dua Eredivisie
-
Calon Pemain Baru Manchester United Gantikan Wesley Franca di Piala Dunia 2026
-
Tak Tergoyahkan, Florentino Perez Kembali Terpilih Jadi Presiden Real Madrid hingga 2030
-
Peta Kekuatan Timnas Ghana Piala Dunia 2026, Kombinasi Pemain Senior Jadi Modal Tempur Black Stars
-
Tak Jual Michael Olise, Presiden Bayern Munich Tegas Tolak Real Madrid
-
Roberto Martinez Sebut Bernardo Silva Cocok Perkuat Barcelona
-
Pelatih Denmark Ungkap Kondisi Christian Eriksen Usai Kolaps Saat Lawan Ukraina
-
Julian Alvarez Tidak Minat Gabung Dua Klub Finalis Liga Champions
-
Sisi Gelap Shin Tae-yong Setelah Dipecat Timnas Indonesia