-
Ole Romeny mencetak gol tunggal kemenangan Timnas Indonesia atas Mozambik di SUGBK.
-
Striker Oxford United tersebut mencetak lima dari enam gol internasionalnya di kandang sendiri.
-
Ole mengevaluasi lini depan Garuda yang dinilai kurang klinis dalam memanfaatkan banyak peluang.
Suara.com - Stadion Utama Gelora Bung Karno kembali sakral bagi penyerang andalan Timnas Indonesia, Ole Romeny. Atmosfer luar biasa di dalam stadion diakui menjadi kunci utama sang bomber tampil konsisten.
Ole Romeny cetak gol tunggal di laga Timnas Indonesia vs Mozambik semalam dengan skor akhir 1-0.
Pemain depan ini sukses memperpanjang rekor golnya demi membawa tim nasional memetik kemenangan penting. Hasil positif tersebut diraih saat Indonesia melakoni laga uji coba internasional yang sengit.
Ketajaman lini serang kini berpusat pada kenyamanan psikologis sang pemain saat berlaga di Jakarta. Dukungan masif dari puluhan ribu suporter setia kian melipatgandakan motivasi di lapangan hijau.
"Saya merasa seperti berada di rumah sendiri di sini. Saya merasa nyaman di stadion ini dan bersama orang-orang di sekitar saya," kata Ole dalam jumpa pers setelah pertandingan di SUGBK, Selasa.
Performa impresif ini sekaligus membuktikan adaptasi cepat sang striker sejak pertama kali dipanggil. Efektivitas penyerang berusia 25 tahun tersebut kini menjadi tumpuan utama pelatih di lini depan.
Catatan statistik menunjukkan sang juru gedor Oxford United telah mengoleksi enam gol dalam sepuluh laga. Debut perdananya sendiri tercatat dimulai pada bulan Maret tahun lalu bersama Merah Putih.
Mayoritas sumbangan golnya lahir dari gemuruh stadion berkapasitas 70 ribu penonton tersebut. Keberadaan suporter terbukti memberikan magis tersendiri bagi naluri gol sang pemain di area penalti.
Rentetan gol kandangnya bermula saat menundukkan Bahrain dan China dalam fase kualifikasi dunia. Momentum itu berlanjut kala menggilas Saint Kitts dan Nevis pada turnamen persahabatan awal tahun.
Baca Juga: Pelatih Mozambik: Saya Yakin Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030
Ketajaman Ole terus konsisten hingga uji coba bulan ini dengan menjebol gawang Oman dan Mozambik. Sebaliknya, satu-satunya gol tandang di luar Jakarta tercipta di Sydney saat takluk dari Australia.
"Setiap kali saya menginjak lapangan dan mengenakan jersey Indonesia, saya merasa bebas. Dalam kondisi seperti itu saya bisa mengekspresikan diri dengan cara terbaik," kata striker berusia 25 tahun tersebut.
Meskipun memetik kemenangan, sang penyerang menyoroti aspek efektivitas penyelesaian akhir yang dinilai masih kurang. Evaluasi mendalam tetap diperlukan agar skuad Garuda tampil lebih mematikan pada laga mendatang.
Banyaknya peluang emas yang terbuang menjadi catatan penting bagi tim pelatih untuk diperbaiki. Kerja sama antarpemain di sepertiga akhir lapangan akan menjadi menu utama latihan berikutnya.
"Kami sebenarnya bisa mencetak lebih banyak gol. Pada pemusatan latihan berikutnya kami akan terus memperbaiki hal tersebut," kata Ole.
"Saya menikmati setiap menit bermain bersama saudara-saudara saya di lapangan dan bersama semua orang yang hadir di stadion. Saya benar-benar menyukainya," tambah dia.
Kemenangan tipis ini menjadi modal berharga sekaligus bahan refleksi penting bagi kedalaman taktik tim. Fokus utama kini beralih pada pembenahan kolektivitas tim demi menghadapi tantangan internasional yang lebih berat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang
-
Foundation Viva Mana yang Paling Tahan Lama? Ini Pilihan dengan Klaim Waterproof dan Long Lasting
-
Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan
-
Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?