- Timnas Indonesia U-19 kalah dari Australia pada semifinal Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumatra Utara, Kamis (11/6/2026).
- Pelatih Nova Arianto menegaskan kondisi fisik Mathew Baker prima namun kendala utama terletak pada minimnya chemistry dengan rekan setim.
- Nova Arianto tidak menyalahkan pemain atas kekalahan tersebut dan fokus membangun kekompakan tim menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Suara.com - Kekalahan Timnas Indonesia U-19 dari Australia pada semifinal ASEAN U-19 Championship 2026 atau Piala AFF U-19 2026 membuat sejumlah pemain menjadi sorotan. Salah satunya adalah Mathew Baker yang baru bergabung dengan skuad Garuda Muda jelang laga penting tersebut.
Menanggapi situasi itu, pelatih Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto memilih pasang badan untuk pemainnya. Menurut Nova, Baker tidak memiliki masalah dari sisi kebugaran dan sudah datang ke Medan dalam kondisi siap bertanding.
Bek muda tersebut tampil saat Indonesia menghadapi Australia di Stadion Utama Sumatra Utara, Kamis (11/6/2026). Namun, Garuda Nusantara harus menelan kekalahan setelah Socceroos Muda mencetak gol penentu kemenangan pada menit-menit akhir pertandingan.
Nova menegaskan bahwa kondisi fisik Baker sebenarnya sangat baik. Pemain yang sebelumnya mengikuti agenda bersama Timnas Indonesia senior itu disebut telah menjalani persiapan maksimal sebelum bergabung dengan skuad U-19.
"Mengenai Baker, sekali lagi soal kondisi sebenarnya tidak ada masalah. Mungkin hanya masalah di chemistry," kata Nova Arianto dalam konferensi pers usai pertandingan.
Nova Sebut Chemistry Jadi Kendala Utama
Pelatih berusia 47 tahun tersebut menjelaskan bahwa tantangan terbesar Baker adalah proses adaptasi dengan tim. Pasalnya, ia baru bergabung sehari sebelum pertandingan semifinal berlangsung.
Nova menilai lini belakang sebenarnya tidak mengalami banyak kendala karena sebagian besar pemain sudah lama bermain bersama, termasuk saat tampil di Piala Dunia U-17.
Situasi berbeda justru terjadi di sektor tengah dan depan yang masih membutuhkan waktu untuk menemukan kombinasi terbaik.
Baca Juga: Semifinal Piala AFF U-19 2026: Head to Head Timnas Indonesia U-19 vs Australia
"Karena kalau di back five, di belakang rata-rata semua pemain adalah mereka yang bersama kami di Piala Dunia U-17 lalu."
"Cuma berbeda dengan lini tengah dan lini depan. Mungkin hal itu yang menjadi kendala di chemistry. Baker baru bergabung sehari menjelang pertandingan," terangnya.
Meski gagal membawa Indonesia melaju ke final, Nova enggan menyalahkan pemain tertentu. Ia menilai seluruh skuad sudah menunjukkan semangat juang yang tinggi sepanjang turnamen.
Fokus Menuju Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
Ke depan, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia itu optimistis timnya bisa berkembang lebih baik saat menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Menariknya, Australia kembali menjadi salah satu lawan yang akan dihadapi Garuda Nusantara pada fase penyisihan.
Berita Terkait
-
Dominasi Tak Berbuah Final, Nova Arianto Bongkar Penyebab Timnas Indonesia U-19 Tersingkir dari AFF
-
Garuda Muda Tersingkir di Semifinal Piala AFF U-19 2026
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia U-19 vs Australia, Mathew Baker Langsung Starter
-
Hajar Kamboja 4-0, Thailand Segel Tiket Final Piala AFF U-19 2026
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia
-
BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun