Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:36 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia U-19 Arkhan Kaka Putra Purwanto (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Australia U-19 Luka Didulica (kiri) pada pertandingan semifinal Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (11/6/2026). [ANTARA FOTO/Yudi Manar/Lmo/sgd]
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia U-19 gagal melaju ke final Piala AFF setelah kalah dari Australia.

  • Gol tunggal Australia disahkan wasit setelah melalui peninjauan teknologi Video Assistant Referee.

  • Pelatih Nova Arianto meminta pemain mengambil pelajaran demi persiapan Kualifikasi Piala Asia.

Suara.com - Harapan Timnas Indonesia U-19 untuk melangkah ke partai puncak Piala AFF U-19 2026 harus kandas di depan pendukung sendiri. Garuda Muda gagal mengamankan tiket final setelah tumbang tipis 0-1 dari Australia U-19 dalam laga semifinal yang berlangsung di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Kamis (11/6/2026) malam WIB.

Kekalahan tersebut membuat Indonesia U-19 harus mengubur mimpi menjadi juara dan kini fokus memburu posisi ketiga di turnamen kelompok umur paling bergengsi di Asia Tenggara itu.

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang telah berjuang sepanjang pertandingan. Meski hasil akhir tidak sesuai harapan, ia menilai anak asuhnya sudah menunjukkan kerja keras di lapangan.

Timnas Indonesia U-19 berfoto bersama sebelum pertandingan melawan Australia U-19 pada pertandingan semifinal Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (11/6/2026). [ANTARA FOTO/Yudi Manar/Lmo/sgd]

"Yang pertama, saat ini saya ucapkan terima kasih kepada pemain yang sudah bekerja keras, tetapi itulah sepak bola," ujar Nova dalam keterangannya.

Sepanjang pertandingan, Indonesia sebenarnya tampil cukup dominan dan mampu mengontrol jalannya laga. Namun, satu momen krusial di penghujung pertandingan menjadi pembeda yang menentukan nasib Garuda Muda.

Australia sempat mencetak gol melalui Marcus Edward Neil pada menit ke-89. Awalnya, gol tersebut dianulir karena hakim garis menilai sang pemain berada dalam posisi offside.

Media Vietnam sebut Timnas Indonesia U-19 diuntungkan wasit. (The Thao247)

Namun, keputusan itu berubah setelah wasit asal Uzbekistan, Bainazarov Alimardon, mendapat rekomendasi dari Video Assistant Referee (VAR) untuk meninjau ulang insiden tersebut. 

Setelah melihat tayangan ulang, sang pengadil akhirnya mengesahkan gol yang menjadi penentu kemenangan Australia.

Nova menilai gol tersebut lahir akibat hilangnya konsentrasi pemain pada momen-momen akhir pertandingan. Menurutnya, kesalahan kecil di level internasional bisa langsung berujung hukuman dari lawan.

Baca Juga: Hajar Kamboja 4-0, Thailand Segel Tiket Final Piala AFF U-19 2026

"Itulah sepak bola di level yang secara levelnya ada di atas, di level internasional. Kita tidak bisa kehilangan fokus sedikit saja," ucap Nova.

"Di saat kita kehilangan fokus sedikit saja, kita kemasukan dan itu akan dihukum oleh tim lawan."

Meski kecewa dengan hasil yang diraih, Nova melihat kekalahan ini sebagai bekal penting bagi perkembangan para pemain muda Indonesia. 

Ia berharap pengalaman pahit di semifinal dapat menjadi pelajaran berharga menjelang agenda besar berikutnya.

"Ini menjadi pelajaran yang baik buat pemain karena sebentar lagi kita akan persiapan untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, dan kita lihat semoga pemain bisa lebih mendapatkan sesuatu dari pertandingan ini," pungkasnya.

Load More