- Carlo Ancelotti rutin mengunyah permen karet saat memimpin laga debut Timnas Brasil kontra Maroko di Piala Dunia 2026.
- Kebiasaan mengunyah permen karet tersebut dilakukan Ancelotti sebagai pengganti rokok untuk menjaga ketenangan di tengah tekanan pertandingan.
- Aksi pelatih asal Italia ini sering menarik perhatian publik karena ia dapat menghabiskan banyak permen karet sepanjang pertandingan.
Suara.com - Sosok Carlo Ancelotti di pinggir lapangan selalu identik dengan satu kebiasaan unik, mengunyah permen karet sepanjang pertandingan.
Momen itu kembali terlihat saat debutnya bersama Timnas Brasil di Piala Dunia 2026, Sabtu (13/6), ketika Brasil bermain imbang 1-1 melawan Maroko.
Kebiasaan tersebut bukan tanpa alasan. Ancelotti mengaku mulai mengunyah permen karet setelah memutuskan berhenti merokok.
“Ini membantu saya tetap tenang,” pernah ungkap pelatih asal Italia tersebut dalam sebuah wawancara.
Ancelotti menambahkan bahwa tekanan di pinggir lapangan sangat tinggi, terutama saat harus mengambil keputusan penting dalam waktu singkat.
Meski dikenal sebagai pelatih yang tenang, Ancelotti mengakui dirinya merasakan intensitas emosi yang besar selama laga.
Permen karet menjadi salah satu cara sederhana namun efektif untuk meredakan ketegangan tersebut.
Kebiasaan ini bukan hal baru bagi publik sepak bola.
Sejak melatih klub-klub besar seperti Real Madrid, AC Milan, Chelsea, Paris Saint-Germain, hingga Bayern Munchen, kamera televisi kerap menangkap momen Ancelotti mengganti permen karet berkali-kali dalam satu pertandingan.
Baca Juga: Di Balik Ramainya Nobar Piala Dunia, Ada Ruang untuk Bersosialisasi
Dalam laga pembuka Brasil di Piala Dunia 2026, sorotan kembali tertuju padanya.
Selain gol dari Vinicius Jr, perhatian warganet juga tertuju pada seberapa banyak permen karet yang dikunyah sang pelatih sepanjang laga.
Beberapa pengamat bahkan memperkirakan Ancelotti bisa menghabiskan lebih dari sepuluh permen karet dalam satu pertandingan penuh.
Berita Terkait
-
Di Balik Ramainya Nobar Piala Dunia, Ada Ruang untuk Bersosialisasi
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: 7 Pertandingan Tercipta 17 Gol
-
Prediksi Skor Jerman vs Curacao: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Piala Dunia 2026 dan Poin Perdana Qatar yang Sejatinya Tak Begitu Membantu Mereka di Kontestasi
-
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: 7 Pertandingan Tercipta 17 Gol
-
Prediksi Skor Jerman vs Curacao: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!
-
Dari Bangku Cadangan, Neymar Jadi Otak Gol Vinicius Jr di Piala Dunia 2026
-
Ditahan Imbang Maroko, Ancelotti Bongkar Kelemahan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Belanda vs Jepang: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Qatar Cetak Sejarah Usai Imbangi Swiss
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini