- Timnas Jepang menahan imbang Belanda 2-2 pada laga pembuka Piala Dunia 2026 di Dallas, Senin 15 Juni.
- Peningkatan postur rata-rata pemain menjadi 1,81 meter memperkuat kualitas permainan udara dan daya saing fisik skuad Jepang.
- Pengalaman pemain di liga top Eropa berhasil meningkatkan kekuatan fisik dan mental tim untuk menjadi penantang serius.
Suara.com - Timnas Jepang menunjukkan wajah baru saat menahan imbang Belanda 2-2 pada laga pembuka Piala Dunia 2026 di Dallas, Senin (15/6) dinihari WIB.
Hasil itu bukan sekadar kejutan, melainkan bukti transformasi signifikan dalam aspek fisik dan permainan udara yang kini menjadi kekuatan baru Samurai Biru.
Gol penyeimbang Jepang lahir di penghujung laga melalui sundulan Daichi Kamada.
Gelandang bertinggi 1,80 meter itu menyambar bola hasil duel udara yang sebelumnya disentuh Koki Ogawa, mempertegas peningkatan kualitas Jepang dalam situasi bola atas.
Perubahan ini tak terjadi instan. Di bawah arahan pelatih Hajime Moriyasu, Jepang berkembang menjadi tim yang lebih kuat secara fisik, tanpa meninggalkan identitas teknik dan disiplin khas mereka.
Data menunjukkan adanya peningkatan rata-rata tinggi badan pemain Jepang dari 1,78 meter menjadi 1,81 meter dalam beberapa tahun terakhir.
Kenaikan ini membuat Jepang kini lebih kompetitif, bahkan melampaui beberapa negara dengan tradisi fisik kuat seperti Uruguay dan Portugal dalam aspek tinggi rata-rata skuad.
Tak hanya fisik, internasionalisasi pemain juga berperan besar.
Kini, mayoritas skuad Jepang berkarier di Eropa, termasuk nama-nama seperti Takefusa Kubo dan Kamada sendiri.
Baca Juga: Kontroversi Belanda vs Jepang: Sikutan Memphis Depay Lolos dari Kartu Merah
Lingkungan kompetitif di liga top Eropa meningkatkan kekuatan fisik sekaligus mental bertanding para pemain.
Sosok lain yang mencerminkan perubahan ini adalah kiper Zion Suzuki.
Dengan tinggi 1,90 meter, ia menjadi simbol pertahanan modern Jepang sekaligus representasi keberagaman, sebagai pemain berdarah Ghana-Jepang.
Kini, stereotip Jepang sebagai tim “kecil” perlahan memudar.
Dengan kombinasi teknik, disiplin, dan kekuatan fisik yang meningkat, Jepang mengirim pesan tegas, tim Samurai Biru bukan lagi sekadar kuda hitam, melainkan penantang serius di Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Kontroversi Belanda vs Jepang: Sikutan Memphis Depay Lolos dari Kartu Merah
-
Fokus Piala Dunia 2026, Ferran Torres Beri Jawaban Ketus soal Rumor Gabung PSG
-
Tinggalkan Tijuana, Timnas Iran Dilepas Ribuan Suporter Meksiko: Kalian Tak Sendirian
-
Gagal Menang Lawan Jepang, Belanda Tetap Catat Rekor Apik di Piala Dunia
-
Saingi Arsenal, Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Bintang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
'Saya Kasihan' Prabowo Larang Gubernur Mobilisasi Warga untuk Sambut Dirinya
-
Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan Desak Prabowo Minta Maaf Soal Londo Ireng
-
Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan
-
Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong
-
Rencana Pesta Buyar! Polres Jombang Sapu Bersih Sabu dan Miras Ilegal
-
Harta Sekda Palembang Disorot Usai Didemo ke KPK, Begini Isi LHKPN Terbarunya
-
Menembus Kepulauan Talaud, Mantri BRI Jadi Penggerak Pertumbuhan UMKM hingga Pelosok
-
Istana Respons Putusan MK Soal Larangan MBG Pakai 20 Persen Anggaran Pendidikan
-
Target Indonesia Bebas Sampah 2027, Prabowo Perintahkan ASN dan BUMN Kerja Bakti Tiap Hari
-
Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan