- Piala Dunia 2026 melibatkan 48 negara, namun sejarah mencatat beberapa negara peserta terdahulu kini sudah tidak lagi eksis.
- Yugoslavia, Cekoslowakia, dan Uni Soviet merupakan negara kuat yang terpecah menjadi beberapa negara berdaulat setelah keruntuhan politiknya.
- Hindia Belanda dan Zaire pernah berpartisipasi dalam Piala Dunia, namun tersingkir dengan catatan hasil pertandingan yang kurang memuaskan.
Suara.com - Piala Dunia 2026 mencatat sejarah baru dengan keikutsertaan 48 negara.
Namun di balik kemegahan turnamen, ada deretan negara yang pernah tampil di ajang ini, tetapi kini sudah tidak lagi eksis.
Salah satu yang paling dikenal adalah Yugoslavia.
Negara yang berdiri sejak 1918 itu sempat menjadi kekuatan sepak bola Eropa dan tampil di delapan edisi Piala Dunia hingga 1990.
Yugoslavia bahkan dijuluki Brasil dari Eropa Timur karena gaya bermainnya.
Setelah pecah pada 1990-an, wilayahnya kini terbagi menjadi beberapa negara seperti Serbia, Kroasia, Bosnia dan Herzegovina, hingga Slovenia.
Selain Yugoslavia, ada juga Cekoslowakia yang tampil impresif di era yang sama.
Negara ini mencapai final Piala Dunia 1962 sebelum akhirnya terpecah menjadi Republik Ceko dan Slovakia pada 1992.
Blok Timur juga pernah diwakili oleh Uni Soviet yang tampil dalam tujuh edisi Piala Dunia.
Baca Juga: Marcelo Bielsa Ngamuk Soal Fotonya Viral di Piala Dunia 2026: Saya Bukan Model!
Setelah runtuh pada 1991, negara ini terpecah menjadi Rusia, Ukraina, dan sejumlah negara lain.
Lebih jauh ke masa lalu, Hindia Belanda pernah tampil di Piala Dunia 1938.
Saat itu, cikal bakal Timnas Indonesia itu menjadi wakil Asia pertama, meski harus tersingkir setelah kalah telak dari Hungaria.
Timnas Indonesia sendiri sejak Piala Dunia 1950 selalu gagal di babak kualifikasi. Prestasi terbaik Timnas Indonesia di babak kualifikasi ialah lolos ke ronde keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 era Shin Tae-yong.
Ada pula Zaire, nama lama dari Republik Demokratik Kongo, yang tampil di Piala Dunia 1974. Tim ini mencatat rekor buruk dengan kebobolan 14 gol tanpa mencetak satu pun.
Berita Terkait
-
Marcelo Bielsa Ngamuk Soal Fotonya Viral di Piala Dunia 2026: Saya Bukan Model!
-
Ratusan Demonstran Anti Teheran Kepung Timnas Iran di SoFi Stadium
-
Pernah Dibobol Ragnar Oratmangoen, Kiper Arab Saudi Sabet Rekor Saves Terbanyak di Piala Dunia 2026
-
Publik Barat Tuding Selebrasi Gol Pemain Iran Mohammad Mohebi Provokatif, FIFA Didesak Hukum
-
Bikin Spanyol Tidak Berdaya, Kiper Cape Verde Kebanjiran Followers Jutaan
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
-
4 Micellar Water Green Tea Solusi Lawan Pemicu Jerawat pada Kulit Berminyak
-
Dari Fashion hingga Kuliner, Begini Wajah Baru Brand Lokal Indonesia
-
Pramono Bakal Minta Pakuwon Lepas Pagar di Kota Kasablanka dan Blok M Plaza
-
BPBD Kota Banjar Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Gaji Kepala Daerah Mau Naik, Pakar UGM: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes?
-
Misteri Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Sopir Ambulans dan 4 Saksi Kunci
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Jakarta Akhiri Open Dumping, Pengamat Dorong Kota Penyangga Tiru Sistem Pengelolaan Sampah
-
Tayang 26 Agustus di Bioskop, The Journey to Gyeongju Angkat Tema Revenge