- Penjaga gawang Arab Saudi, Mohammed Al-Owais, meraih predikat Man of the Match saat melawan Uruguay di Piala Dunia 2026.
- Al-Owais mencatatkan rekor penyelamatan terbanyak dalam satu pertandingan Piala Dunia 2026 setelah mementahkan sembilan peluang emas lawan.
- Hasil imbang 1-1 antara Arab Saudi dan Uruguay membuat persaingan di Grup H menjadi terbuka bagi seluruh tim.
Suara.com - Catatan rekor individu yang sangat memukau berhasil diukir oleh penjaga gawang utama Timnas Arab Saudi, Mohammed Al-Owais pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2026.
Kiper veteran berusia 34 tahun tersebut tampil sangat spartan saat mengawal mistar gawang timnya dalam duel sengit menghadapi tim kuat Amerika Latin, Uruguay yang dihelat di Stadion Hard Rock, Miami, pada Selasa (16/6/2026) pagi WIB.
Di balik hasil imbang 1-1 yang diraih The Green Falcons, Al-Owais dinobatkan sebagai pahlawan berkat aksi penyelamatan gemilangnya.
Meskipun gawangnya harus kebobolan satu kali pada menit-menit akhir babak kedua, ketangguhan Al-Owais sepanjang 90 menit pertandingan patut diacungi jempol.
Mengandalkan keunggulan refleks kilat serta pembacaan ruang yang cermat, ia tercatat sukses mementahkan sembilan peluang emas matang yang dilesatkan oleh barisan penyerang Uruguay.
Catatan impresif tersebut resmi mengantarkannya sebagai penjaga gawang dengan jumlah penyelamatan terbanyak dalam satu pertandingan di ajang Piala Dunia 2026 sejauh ini.
Al-Owais sukses melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh kiper Tanjung Verde, Vozinha yang mengemas tujuh penyelamatan krusial saat menahan imbang Spanyol 0-0.
Berkat performa heroik tersebut, ia pun diganjar dengan penghargaan bergengsi sebagai Man of the Match di akhir pertandingan.
Menariknya, bagi para pencinta sepak bola tanah air, sosok Mohammed Al-Owais sebenarnya memiliki kaitan sejarah yang cukup membekas.
Baca Juga: Arab Saudi Tahan Uruguay, Al-Dawsari Tegaskan Green Falcons Bukan Tim Pelengkap Piala Dunia 2026
Penjaga gawang tangguh Arab Saudi ini merupakan kiper yang jalanya pernah dibobol oleh penyerang sayap andalan Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen.
Momen tersebut tercipta pada laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang diselenggarakan di Jeddah pada tanggal 6 September 2024 silam.
Dalam pertandingan kualifikasi tersebut, Al-Owais dipercaya oleh pelatih untuk turun mengawal gawang Arab Saudi sejak.
Namun, ia terpaksa memungut bola dari dalam jaringnya setelah Ragnar Oratmangoen dengan dingin melesatkan gol pembuka bagi Timnas Indonesia pada menit ke-19.
Laga ketat itu sendiri pada akhirnya harus disudahi dengan skor sama kuat 1-1 setelah skuad The Green Falcons sukses mencetak gol penyama kedudukan lewat sepakan Musab Al-Juwayr di masa injury time babak pertama.
Adapun hasil imbang yang diraih oleh Arab Saudi kontra Uruguay membuat peta persaingan di Grup H kini menjadi sangat terbuka lebar bagi seluruh kontestan.
Pasalnya, pada laga lainnya di grup yang sama, Spanyol dan Tanjung Verde juga harus puas bermain imbang kacamata 0-0.
Kondisi ini membuat keempat tim masih memiliki peluang yang sama besarnya untuk memperebutkan tiket melaju ke babak gugur.
Pada pertandingan kedua fase grup nanti, Spanyol dijadwalkan akan melakoni duel ketat menghadapi Arab Saudi pada Minggu (21/6/2026).
Tag
Berita Terkait
-
Publik Barat Tuding Selebrasi Gol Pemain Iran Mohammad Mohebi Provokatif, FIFA Didesak Hukum
-
Bikin Spanyol Tidak Berdaya, Kiper Cape Verde Kebanjiran Followers Jutaan
-
Dari Poster Ali Khamenei hinga Bendera Palestina Berkibar di Laga Iran vs Selandia Baru
-
CBF Bungkam! Kondisi Neymar Misterius, Hampir Pasti Tak Bakal Main di Piala Dunia 2026
-
Bukayo Saka Tegaskan Siap Tampil Lawan Kroasia, Tepis Keraguan soal Kondisi Fisik
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
-
4 Micellar Water Green Tea Solusi Lawan Pemicu Jerawat pada Kulit Berminyak
-
Dari Fashion hingga Kuliner, Begini Wajah Baru Brand Lokal Indonesia
-
Pramono Bakal Minta Pakuwon Lepas Pagar di Kota Kasablanka dan Blok M Plaza
-
BPBD Kota Banjar Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Gaji Kepala Daerah Mau Naik, Pakar UGM: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes?
-
Misteri Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Sopir Ambulans dan 4 Saksi Kunci
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Jakarta Akhiri Open Dumping, Pengamat Dorong Kota Penyangga Tiru Sistem Pengelolaan Sampah
-
Tayang 26 Agustus di Bioskop, The Journey to Gyeongju Angkat Tema Revenge