- Lionel Messi mencatatkan rekor sebagai pencetak hattrick tertua di Piala Dunia 2026 saat berusia 38 tahun.
- Pele tetap memegang rekor pencetak hattrick termuda sejak tahun 1958 pada usia 17 tahun 244 hari.
- Oleg Salenko mencetak rekor lima gol dalam satu pertandingan Piala Dunia 1994 saat melawan tim Kamerun.
Oleg Salenko dan Rekor Lima Gol
Dunia sepak bola juga pernah menyaksikan ketajaman luar biasa Oleg Salenko bersama Timnas Rusia pada Piala Dunia 1994.
Salenko menjadi satu-satunya pemain yang mampu mencetak lima gol dalam satu pertandingan putaran final Piala Dunia saat Rusia menghancurkan Kamerun dengan skor 6-1.
Meski Rusia gagal melaju ke babak gugur, lima gol tersebut cukup mengantarkannya meraih Sepatu Emas yang dibagi bersama legenda Bulgaria, Hristo Stoichkov.
Menariknya, pertandingan melawan Kamerun menjadi penampilan terakhir Salenko untuk tim nasional Rusia.
Torehan lima gol itu bahkan menutupi fakta bersejarah lain di laga yang sama, yakni ketika Roger Milla mencatatkan diri sebagai pencetak gol tertua dalam sejarah Piala Dunia.
Hattrick yang Berakhir Kekalahan
Mencetak tiga gol dalam satu pertandingan biasanya identik dengan kemenangan. Namun, sejarah mencatat beberapa pengecualian.
Hanya ada tiga pemain yang berhasil mencetak hattrick tetapi timnya tetap kalah.
Baca Juga: Bukan Cuma Tebakan! Prediksi 5 Tim Favorit Calon Juara Piala Dunia 2026
Mereka adalah Ernst Wilimowski dari Polandia pada 1938, Josef Hügi dari Swiss pada 1954, dan Igor Belanov dari Uni Soviet pada 1986.
Wilimowski bahkan mencetak empat gol ke gawang Brasil dalam kekalahan dramatis 6-5, salah satu catatan paling langka dalam sejarah kompetisi FIFA.
Kylian Mbappé nyaris masuk daftar tersebut pada final Piala Dunia 2022. Namun, kekalahan Prancis dari Argentina terjadi melalui adu penalti setelah laga berakhir imbang 3-3.
Hari Minggu Paling Produktif
Fakta menarik lainnya menunjukkan bahwa hari Minggu menjadi hari paling produktif bagi para pencetak hattrick di Piala Dunia.
Tercatat 23 hat-trick terjadi pada hari Minggu, jauh lebih banyak dibandingkan hari Sabtu yang menghasilkan 11 trigol.
Hanya satu hat-trick yang tercipta pada hari Senin sepanjang sejarah Piala Dunia, yakni melalui Pauleta saat Portugal menghadapi Polandia pada 2002.
Argentina juga memiliki catatan istimewa melalui Gabriel Batistuta yang menjadi satu-satunya pemain dengan hattrick di dua edisi Piala Dunia berbeda, yakni 1994 dan 1998.
Menariknya, kedua hattrick Batistuta sama-sama tercipta pada 21 Juni dan ditutup melalui eksekusi tendangan penalti.
Frekuensi Hattrick Terus Menurun
Sebagai tambahan, frekuensi terciptanya hattrick mengalami penurunan dibandingkan era awal penyelenggaraan Piala Dunia.
Sebanyak 26 dari total 55 hat-trick tercipta hanya dalam delapan edisi pertama, sementara sisanya tersebar dalam edisi-edisi berikutnya meski jumlah pertandingan terus bertambah.
Piala Dunia 1958 di Swedia masih menjadi turnamen paling subur dengan delapan hat-trick sepanjang kompetisi.
Sebaliknya, Piala Dunia 2006 di Jerman menjadi satu-satunya edisi modern yang tidak menghasilkan satu pun hattrick.
Kini, dengan format 48 tim di Piala Dunia 2026, peluang lahirnya rekor-rekor baru dari para penyerang kelas dunia kembali terbuka lebar.
Berita Terkait
-
Kenapa Banyak Pemain Piala Dunia 2026 Pakai Sepatu Pink? Ternyata Ini Alasannya
-
Hattrick Lionel Messi Hancurkan Aljazair, Samai Rekor Klose dan Pecahkan Catatan Ronaldo
-
Lionel Messi Jadi Pemain Pertama yang Tampil di 6 Piala Dunia
-
Kisah Unik Kakak Adik di Piala Dunia 2026: Ada yang Kembar hingga Beda Benua
-
Hattrick Perdana di Piala Dunia, Lionel Messi Antar Argentina Menang 3-0 atas Aljazair
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur
-
Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026