- Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memutuskan tidak menyanyikan lagu kebangsaan pada laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Kroasia.
- Keputusan tersebut diambil karena Tuchel merasa belum mencapai tahap yang tepat untuk menyanyikan lagu kebangsaan Inggris saat ini.
- Meskipun belum bernyanyi, Tuchel merasa Inggris sebagai rumah kedua dan bertekad memberikan prestasi terbaik bagi tim nasional tersebut.
Pelatih berusia 52 tahun tersebut mengaku langsung merasa nyaman sejak pertama kali bekerja di sepak bola Inggris.
Atmosfer kompetisi, karakter pemain, hingga ekspektasi suporter menjadi faktor yang membuatnya cepat beradaptasi.
"Saya tidak bisa menjelaskannya, tetapi saya sudah merasakan hal itu sejak minggu-minggu pertama di Chelsea. Rasanya sangat menyenangkan berada di negara ini dan tentu saja di kota ini, serta menjadi bagian dari Premier League."
"Setiap hari hampir terasa seperti hadiah. Rasanya seperti berada di tempat yang tepat dengan pola pikir pemain yang tepat, serta apa yang liga ini keluarkan dari para pemain dan apa yang diharapkan para penggemar dari pemain maupun pelatih."
"Semua itu membuat saya merasa sangat nyaman, dan saya menyukainya sejak hari pertama," sambungnya.
Tuchel pun menegaskan bahwa kesempatan melatih Timnas Inggris merupakan sebuah kehormatan besar.
Karena itu, ia bertekad memberikan yang terbaik untuk membawa Inggris meraih prestasi tertinggi di Piala Dunia 2026.
"Sangat mudah bagi saya untuk beradaptasi, itulah mengapa saya tidak akan pernah bosan mengatakan bahwa saya sangat bersyukur, dan merupakan sebuah kehormatan bagi saya menjadi pelatih kepala Inggris, dan tidak ada yang menginginkannya lebih dari saya," pungkasnya.
Baca Juga: Piala Dunia Bukan Sekadar Hiburan, Bisa Bantu Melepas Stres?
Berita Terkait
-
Demam Piala Dunia 2026: Marc Klok Dukung 3 Negara Ini Selain Belanda
-
Gaji Messi 1 Detik Berapa? Cetak Hattrick untuk Argentina di Piala Dunia 2026
-
Tak Ada Obat, Lionel Messi Dapat Nilai 10/10 Usai Hattrick Saat Argentina Bantai Algeria
-
Top Scorer Piala Dunia 2026: Messi Pimpin, Haaland dan Mbappe Mengintai
-
Piala Dunia Bukan Sekadar Hiburan, Bisa Bantu Melepas Stres?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur