- Timnas Jerman menghadapi ancaman keselamatan setelah menemukan ular berbisa jenis copperhead di lokasi kamp latihan Winston-Salem, Amerika Serikat.
- Gangguan reptil berbisa tersebut turut dialami oleh Timnas Swiss dan Norwegia selama persiapan mereka menjelang Piala Dunia 2026.
- Para pemain kini meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap lingkungan sekitar agar tetap fokus menghadapi pertandingan melawan tim Pantai Gading.
Karena itu, seluruh staf dan pemain kini menerapkan kewaspadaan ekstra saat beraktivitas di sekitar lokasi latihan.
"Itulah mengapa kami mencoba menjaga jarak dari hewan di sini, saya menghormati orang-orang di sini namun di Jerman saya merasa tidak ada begitu banyak hewan berbahaya," kata Joshua Kimmich.
Kekhawatiran Juga Dialami Timnas Norwegia
Teror ular berbisa ini dipandang bukan sebagai persoalan sepele karena menyangkut keselamatan atlet yang sedang berada dalam kondisi kompetitif tertinggi.
"Begitu Anda mendengar jenis ular apa itu dan apa yang bisa terjadi jika Anda digigit, itu berhenti menjadi lucu dengan sangat cepat," tegas Joshua Kimmich.
Kekhawatiran serupa juga diungkapkan kapten Timnas Norwegia, Kristian Thorstvedt, yang timnya berlatih di wilayah rawan kemunculan ular.
Ia mengaku tidak nyaman karena para pemain kini harus lebih sering memperhatikan kondisi tanah di sekitar mereka dibanding hanya fokus pada latihan sepak bola.
"Saya sama sekali tidak senang mendengar hal itu," tutur Kristian Thorstvedt menanggapi fakta bahwa ular copperhead sangat umum ditemukan di kawasan tersebut.
Fokus Hadapi Pantai Gading
Baca Juga: Pelatih Argentina Sampai Geleng-geleng Lihat Aksi Lionel Messi Hattrick ke Gawang Aljazair
Meski dihantui kecemasan terkait keamanan lingkungan, Timnas Jerman tetap menunjukkan performa impresif di atas lapangan.
Juara dunia empat kali itu sukses menghancurkan tim debutan Curacao dengan skor telak 7-1 pada laga pembuka fase grup.
Kini perhatian skuad asuhan Julian Nagelsmann beralih ke pertandingan berikutnya melawan Pantai Gading yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni mendatang.
Pihak penyelenggara dan keamanan setempat dikabarkan akan memperketat pengawasan di sekitar area latihan guna memastikan tidak ada lagi reptil berbisa yang memasuki kawasan privat tim.
Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada memang menghadirkan tantangan lingkungan yang berbeda bagi banyak tim peserta, khususnya negara-negara asal Eropa yang tidak terbiasa dengan kondisi alam setempat.
Berita Terkait
-
Bruno Fernandes Sebut Mental Juara Ronaldo Jadi Kunci Utama Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
-
Harry Kane Bocorkan Instruksi Khusus Thomas Tuchel Jelang Inggris vs Kroasia
-
Buntut Ejekan ke Son Heung-min, Timnas Korea Selatan Boikot Media Lokal
-
Bukan karena Hattrick, Ini Alasan Lionel Messi Menangis usai Argentina Hajar Aljazair
-
Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cetak Hattrik, Argentina Siap Back to Back?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur