Bola / Bola Dunia
Rabu, 17 Juni 2026 | 14:10 WIB
Lionel Messi (Instagram.com/fifaworldcup)
Baca 10 detik
  • Lionel Messi mencetak hattrick saat Argentina menang 3-0 atas Aljazair pada laga pembuka Piala Dunia 2026.
  • Torehan tiga gol tersebut membuat Messi menyamai rekor gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia milik Miroslav Klose.
  • Tekel keras Messi terhadap Aissa Mandi memicu kontroversi karena wasit dan VAR tidak memberikan kartu merah.

Suara.com - Rekor bintang Argentina, Lionel Messi, yang mencatatkan hattrick ke gawang Aljazair pada laga perdana Piala Dunia 2026 ternyata tidak lepas dari kontroversi. Ia bahkan dinilai seharusnya diganjar kartu merah dalam pertandingan tersebut.

Dalam laga yang berlangsung pada 17 Juni 2026 itu, Argentina meraih kemenangan telak 3-0. Seluruh gol Albiceleste dicetak oleh Lionel Messi.

Berkat tiga gol tersebut, Messi menorehkan rekor istimewa dengan menyamai legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Bahkan, Messi berpeluang melampaui catatan Klose mengingat Argentina masih memiliki setidaknya dua pertandingan tersisa di fase grup.

Namun, di balik pesta gol dan rekor yang diciptakannya, muncul insiden kontroversial yang memicu perdebatan panas di kalangan pencinta sepak bola.

Insiden dengan Aissa Mandi Jadi Sorotan

Lionel Messi (Instagram.com/fifaworldcup)

Sebuah insiden yang melibatkan Messi dan bek Aljazair, Aissa Mandi, menjadi bahan perbincangan usai pertandingan berakhir.

Saat Argentina masih unggul 1-0, Mandi terlihat terkapar kesakitan setelah mendapat tekel dari Messi. Tayangan ulang menunjukkan adanya kontak yang cukup keras antara keduanya.

Meski demikian, wasit asal Polandia, Szymon Marciniak, tidak memberikan hukuman apa pun kepada Messi. Keputusan tersebut semakin dipertanyakan karena Video Assistant Referee (VAR) juga tidak meminta sang wasit untuk meninjau ulang insiden tersebut.

Baca Juga: Harry Kane Bocorkan Instruksi Khusus Thomas Tuchel Jelang Inggris vs Kroasia

Situasi itu langsung memicu reaksi di media sosial. Banyak penggemar menilai Messi seharusnya menerima kartu merah atas pelanggaran tersebut.

Kontroversi tersebut juga menjadi bahan pembahasan para analis ESPN yang secara terbuka mengkritik keputusan perangkat pertandingan.

Analis ESPN Kritik Keputusan Wasit dan VAR

Mantan bek Manchester City dan Timnas Inggris U-21, Nedum Onuoha, menilai tekel Messi layak diganjar kartu merah.

"Saya akan mendekati ini dengan cara yang sama seperti Messi melakukannya dan saya pikir itu seharusnya kartu merah, menurut pendapat saya. Rasanya momen itu terlewatkan," ucapnya.

"Saat pemain itu tergeletak di lapangan, Anda bisa melihat Messi menunjukkan tingkat kekhawatiran tertentu kepadanya karena dia tahu bahwa dia mungkin baru saja melakukan sesuatu yang bisa membuatnya mendapat masalah."

Load More