Bola / Bola Dunia
Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:32 WIB
Selebrasi pemain Maroko, Ismael Saibari, usai mencetak gol ke gawang Skotlandia di Piala Dunia 2026. (Instagram/equipedumaroc)
Baca 10 detik
  • Timnas Maroko mengalahkan Skotlandia 1-0 di Stadion Gillette pada Jumat, 19 Juni 2026 dalam laga Grup C Piala Dunia.
  • Ismael Saibari mencetak gol cepat pada menit pertama yang memastikan kemenangan Maroko atas pertahanan ketat timnas Skotlandia tersebut.
  • Kemenangan ini menempatkan Maroko di posisi unggul untuk melaju ke babak 32 besar setelah meraih empat poin sementara.

Suara.com - Timnas Maroko semakin dekat dengan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Skotlandia dengan skor tipis 1-0 pada laga Grup C yang berlangsung di Stadion Gillette, dekat Boston, Jumat (19/6/2026).

Gol semata wayang Maroko dicetak Ismael Saibari saat pertandingan baru berjalan 71 detik. Gol tersebut menjadi yang tercepat di Piala Dunia 2026 sejauh ini.

Saibari, yang sebelumnya juga mencetak gol saat Maroko bermain imbang 1-1 melawan Brasil, kembali menunjukkan ketajamannya.

Pemain berusia 25 tahun itu memanfaatkan umpan Brahim Diaz sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan kiper Skotlandia, Angus Gunn.

Kemenangan ini membuat Maroko mengoleksi empat poin dari dua pertandingan dan berada dalam posisi yang sangat baik untuk melangkah ke fase gugur. Tim Singa Atlas juga berupaya menyamai pencapaian bersejarah mereka ketika mencapai semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar.

Sebaliknya, hasil ini menjadi pukulan bagi Skotlandia yang mendapat dukungan besar dari para suporternya di Boston. Sepanjang pertandingan, tim asuhan Steve Clarke kesulitan menciptakan peluang berbahaya dan nyaris tidak mampu menguji kiper Maroko, Yassine Bounou.

Clarke melakukan tiga perubahan dalam susunan pemain dibanding laga sebelumnya. Ia memilih memperkuat lini belakang dengan memasukkan Kieran Tierney dan menerapkan lima pemain bertahan.

Namun, strategi tersebut gagal mencegah Maroko mencetak gol cepat. Grant Hanley gagal menjebak Saibari dalam posisi offside sehingga penyerang Maroko itu leluasa mengontrol bola sebelum mencetak gol pembuka.

Maroko sebenarnya memiliki peluang untuk menambah keunggulan. Bilal El Khannouss menyia-nyiakan kesempatan emas pada menit ke-36, sementara Saibari hampir mencetak gol kedua pada awal babak kedua ketika tembakannya membentur mistar setelah sempat dibelokkan Jack Hendry.

Baca Juga: Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!

Beberapa saat kemudian, Angus Gunn melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan sundulan El Khannouss yang memanfaatkan sepak pojok Achraf Hakimi.

Di sisi lain, Skotlandia kesulitan membongkar pertahanan lawan. Peluang terbaik mereka hadir melalui Ryan Christie pada menit ke-64, tetapi tembakannya melambung di atas gawang. Scott McTominay juga sempat mengancam menjelang akhir laga, namun sepakannya hanya mengenai sisi luar jaring.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Maroko mampu mempertahankan keunggulan 1-0 dan membawa pulang tiga poin penting.

Hasil ini membuat Maroko hanya membutuhkan hasil positif pada laga berikutnya melawan Haiti untuk memastikan tempat di babak 32 besar. Sementara itu, Skotlandia harus menghadapi tantangan berat saat berjumpa Brasil pada pertandingan terakhir grup demi menjaga peluang lolos ke fase gugur.

Load More