- Timnas Maroko mengalahkan Skotlandia 1-0 di Stadion Gillette pada Jumat, 19 Juni 2026 dalam laga Grup C Piala Dunia.
- Ismael Saibari mencetak gol cepat pada menit pertama yang memastikan kemenangan Maroko atas pertahanan ketat timnas Skotlandia tersebut.
- Kemenangan ini menempatkan Maroko di posisi unggul untuk melaju ke babak 32 besar setelah meraih empat poin sementara.
Suara.com - Timnas Maroko semakin dekat dengan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Skotlandia dengan skor tipis 1-0 pada laga Grup C yang berlangsung di Stadion Gillette, dekat Boston, Jumat (19/6/2026).
Gol semata wayang Maroko dicetak Ismael Saibari saat pertandingan baru berjalan 71 detik. Gol tersebut menjadi yang tercepat di Piala Dunia 2026 sejauh ini.
Saibari, yang sebelumnya juga mencetak gol saat Maroko bermain imbang 1-1 melawan Brasil, kembali menunjukkan ketajamannya.
Pemain berusia 25 tahun itu memanfaatkan umpan Brahim Diaz sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan kiper Skotlandia, Angus Gunn.
Kemenangan ini membuat Maroko mengoleksi empat poin dari dua pertandingan dan berada dalam posisi yang sangat baik untuk melangkah ke fase gugur. Tim Singa Atlas juga berupaya menyamai pencapaian bersejarah mereka ketika mencapai semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar.
Sebaliknya, hasil ini menjadi pukulan bagi Skotlandia yang mendapat dukungan besar dari para suporternya di Boston. Sepanjang pertandingan, tim asuhan Steve Clarke kesulitan menciptakan peluang berbahaya dan nyaris tidak mampu menguji kiper Maroko, Yassine Bounou.
Clarke melakukan tiga perubahan dalam susunan pemain dibanding laga sebelumnya. Ia memilih memperkuat lini belakang dengan memasukkan Kieran Tierney dan menerapkan lima pemain bertahan.
Namun, strategi tersebut gagal mencegah Maroko mencetak gol cepat. Grant Hanley gagal menjebak Saibari dalam posisi offside sehingga penyerang Maroko itu leluasa mengontrol bola sebelum mencetak gol pembuka.
Maroko sebenarnya memiliki peluang untuk menambah keunggulan. Bilal El Khannouss menyia-nyiakan kesempatan emas pada menit ke-36, sementara Saibari hampir mencetak gol kedua pada awal babak kedua ketika tembakannya membentur mistar setelah sempat dibelokkan Jack Hendry.
Baca Juga: Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
Beberapa saat kemudian, Angus Gunn melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan sundulan El Khannouss yang memanfaatkan sepak pojok Achraf Hakimi.
Di sisi lain, Skotlandia kesulitan membongkar pertahanan lawan. Peluang terbaik mereka hadir melalui Ryan Christie pada menit ke-64, tetapi tembakannya melambung di atas gawang. Scott McTominay juga sempat mengancam menjelang akhir laga, namun sepakannya hanya mengenai sisi luar jaring.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Maroko mampu mempertahankan keunggulan 1-0 dan membawa pulang tiga poin penting.
Hasil ini membuat Maroko hanya membutuhkan hasil positif pada laga berikutnya melawan Haiti untuk memastikan tempat di babak 32 besar. Sementara itu, Skotlandia harus menghadapi tantangan berat saat berjumpa Brasil pada pertandingan terakhir grup demi menjaga peluang lolos ke fase gugur.
Berita Terkait
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah
-
Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini