- Timnas Brasil mengalahkan Haiti 3-0 dalam laga Grup C Piala Dunia 2026 di Philadelphia pada Jumat malam.
- Matheus Cunha mencetak dua gol dan Vinicius Junior menyumbang satu gol untuk memastikan kemenangan dominan tim Brasil.
- Hasil ini menempatkan Brasil di posisi kuat menuju fase gugur sekaligus memulangkan Haiti dari Piala Dunia 2026.
Suara.com - Timnas Brasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Haiti pada laga Grup C Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Jumat (19/6/2026) malam waktu setempat.
Kemenangan ini sekaligus memastikan Haiti menjadi tim pertama yang dipastikan gagal melaju ke babak 32 besar, sementara Brasil berada dalam posisi kuat untuk lolos ke fase gugur.
Penyerang Manchester United, Matheus Cunha, menjadi bintang kemenangan Selecao setelah mencetak dua gol. Satu gol lainnya disumbangkan Vinicius Junior yang juga turut menyumbang satu assist dalam pertandingan tersebut.
Brasil tampil jauh lebih agresif dibandingkan saat ditahan imbang Maroko 1-1 pada laga pembuka. Keputusan pelatih Carlo Ancelotti menurunkan Cunha sejak menit awal terbukti tepat.
Sebelumnya, Cunha hanya dimainkan sebagai pemain pengganti pada pertandingan melawan Maroko. Kali ini, ia langsung menunjukkan kualitasnya dengan membuka keunggulan Brasil melalui gol pertamanya di ajang Piala Dunia.
Gol tersebut lahir setelah Cunha memanfaatkan bola muntah di depan gawang Haiti. Penyerang berusia 27 tahun itu kemudian menggandakan keunggulan Brasil lewat tembakan kaki kiri yang bersarang di pojok kiri atas gawang lawan.
Vinicius Junior turut memberikan kontribusi penting dalam kemenangan tersebut. Bintang Real Madrid itu mencetak satu gol dan menjadi kreator bagi salah satu gol Cunha.
Dukungan suporter Brasil yang mendominasi tribun stadion semakin menambah semangat permainan Selecao. Dari total 68.324 penonton yang hadir, sebagian besar memberikan dukungan kepada tim asuhan Carlo Ancelotti.
Brasil sebenarnya sempat mencetak gol lebih awal melalui Raphinha. Namun, gol tersebut dianulir setelah tinjauan wasit menyatakan pemain Barcelona itu berada dalam posisi offside.
Baca Juga: Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
Raphinha kemudian harus mengakhiri pertandingan lebih cepat setelah mengalami cedera pada babak pertama dan ditarik keluar oleh Ancelotti.
Meski demikian, absennya Raphinha tidak memengaruhi dominasi Brasil. Mereka tetap mengendalikan jalannya pertandingan dan mampu mengamankan kemenangan tanpa kebobolan.
Bagi Haiti, hasil ini mengakhiri harapan mereka untuk melaju ke fase gugur. Negara termiskin di kawasan Belahan Barat itu sebenarnya mencatat sejarah dengan tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1974, namun gagal bersaing di grup yang dihuni tim-tim kuat.
Sementara itu, Brasil mendapatkan hasil yang mereka butuhkan untuk menjaga peluang melangkah jauh di Piala Dunia 2026 dan kembali memburu gelar juara dunia keenam dalam sejarah sepak bola mereka.
Susunan pemain:
Brasil (4-4-2): Alisson Becker (kiper), Gabriel Magalhaes, Marquinhos (kapten), Danilo, Douglas Santos, Casemiro, Bruno Guimaraes, Lucas Paqueta, Vinicius Junior, Matheus Cunha, Raphinha
Pelatih: Carlo Ancelotti
Haiti (5-4-1): Johny Placide (kiper dan kapten), Carlens Arcus, Ricardo Ade, Hannes Delcroix, Martin Experience, Jean-Kevin Duverne, Jean-Ricner Bellegarde, Danley Jean Jacques, Ruben Providence, Frantzdy Pierrot, Josue Casimir.
Pelatih: Sebastien Migne.
Berita Terkait
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam, John Herdman Akui Kalah Taktik, Rizky Ridho Minta Maaf
-
ASICS Novablast vs HOKA Clifton untuk Daily Trainer, Mana yang Lebih Unggul?
-
Sindiran Keras Kebijakan Tukin TNI: Seperti Tahu Bulat, Digoreng Dadakan
-
Wardah BB Tint Shade Neutral Fair Cocok untuk Kulit Apa? Ini Review Lengkap dan Keunggulannya!
-
Mata Air dan Sumur Mengering, 90 Jiwa di Bogor Selatan Terdampak Bencana Kekeringan
-
Perempuan dan Kebiasaan Overthinking: Sesulit Itukah Memerdekakan Pikiran?
-
Guru Besar UGM Semprot Kenaikan Tukin TNI-Kemenhan: Pemerintah Pesta, Rakyat Cuci Piring
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi