- Presiden Prabowo Subianto mendukung penuh langkah PSSI menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup pada 2026.
- Pemerintah akan segera menyurati FIFA guna menegaskan keseriusan Indonesia dalam mencalonkan diri sebagai penyelenggara turnamen regional tersebut.
- Turnamen ini dipersiapkan untuk memperkuat ekosistem sepak bola nasional sekaligus mematangkan tim menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2030 mendatang.
Suara.com - Indonesia serius membidik status tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Presiden Prabowo Subianto disebut memberikan dukungan penuh terhadap langkah PSSI dan pemerintah untuk membawa turnamen regional tersebut ke Tanah Air.
Komitmen itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, usai menghadiri pertemuan bersama Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor, Jumat.
Jika terwujud, Indonesia akan menjadi penyelenggara edisi perdana FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober 2026.
Ajang tersebut diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem sepak bola nasional sekaligus meningkatkan daya saing Timnas Indonesia.
Prabowo Siap Surati FIFA
Erick Thohir mengungkapkan Presiden Prabowo memiliki keinginan kuat untuk mengirimkan surat resmi kepada FIFA sebagai bentuk keseriusan Indonesia dalam mengajukan diri sebagai tuan rumah.
Menurut Erick, sinyal positif juga telah diterima dari FIFA terkait rencana pencalonan Indonesia tersebut.
“Saya juga telah diminta untuk segera berkomunikasi dengan seluruh kementerian,” kata Erick Thohir kepada awak media.
Pertemuan itu turut dihadiri pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Selain membahas peluang menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup, agenda pertemuan juga menyoroti berbagai program pengembangan sepak bola nasional.
Baca Juga: WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia
Presiden Prabowo menegaskan dukungannya terhadap langkah-langkah yang dapat meningkatkan prestasi Timnas Indonesia di level internasional.
Bagian dari Persiapan Menuju Piala Dunia 2030
Pemerintah dan PSSI saat ini juga mulai menyusun strategi jangka panjang menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2030 yang akan bergulir pada 2027.
“Kita harus mengerahkan upaya sekuat tenaga untuk mempersiapkan hal ini,” ujar Erick.
John Herdman menyambut positif dukungan pemerintah terhadap sepak bola Indonesia.
Menurutnya, ASEAN Championship 2026 dan FIFA ASEAN Cup dapat menjadi ajang penting untuk meningkatkan kualitas permainan serta pengalaman bertanding para pemain.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini
-
Permintaan Khusus John Herdman! PSSI Ngebut Naturalisasi 2 Pemain Ini Demi Juara Piala AFF 2026
-
Ogah Kehilangan Permata Timnas Indonesia, Persija Resmi Ikat Jangka Panjang Rayhan Hannan
-
Bertemu Presiden, John Herdman Susun Rencana Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan