- TVRI menjelaskan bahwa anggaran Rp1,3 triliun mencakup paket hak siar tiga turnamen FIFA hingga tahun 2027.
- Kontrak tersebut memberikan hak eksklusif kepada TVRI untuk menyiarkan, mendistribusikan, dan mengelola konten turnamen FIFA secara luas.
- TVRI memastikan seluruh proses pembayaran telah sesuai aturan serta menyediakan akses siaran gratis melalui berbagai platform.
"Berdasarkan laporan yang saya terima, proses pembayaran hak siar telah dilakukan sesuai ketentuan kontrak dan mekanisme anggaran negara," ujarnya.
TVRI menegaskan dana yang dibayarkan sesuai dengan nilai kontrak yang telah disepakati bersama FIFA dan telah melalui prosedur pengawasan yang berlaku.
Tayangan Bisa Diakses Gratis
Untuk menjangkau masyarakat luas, TVRI menyiapkan beberapa jalur distribusi siaran.
Pertandingan dapat disaksikan secara gratis melalui kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport yang tersedia pada layanan televisi digital terestrial.
Selain itu, TVRI juga bekerja sama dengan platform Over-The-Top (OTT) seperti Folaplay dan MAXStream guna menjangkau penonton yang lebih banyak menggunakan perangkat digital.
Sementara untuk layanan televisi berbayar satelit atau Direct-To-Home (DTH), distribusi dilakukan melalui sejumlah mitra seperti Transvision, K-Vision, dan Indovision.
Seluruh mitra penyiaran diwajibkan menerapkan sistem enkripsi dan pembatasan wilayah guna memastikan hak siar hanya berlaku di wilayah Indonesia.
Berawal dari Sorotan Anggaran Rp1,3 Triliun
Baca Juga: Mulut Pedas Zlatan Ibrahimovic Bikin Thierry Henry Melongo saat Siaran Piala Dunia 2026
Perdebatan mengenai anggaran hak siar FIFA mencuat setelah nilai kontrak Rp1,3 triliun menjadi perhatian publik.
Sebagian masyarakat menilai angka tersebut terlalu besar karena menganggap dana itu hanya digunakan untuk membeli hak siar Piala Dunia 2026.
Namun, TVRI menegaskan bahwa kontrak tersebut mencakup tiga turnamen FIFA dengan periode pemanfaatan hak siar yang panjang serta distribusi lintas platform.
Manajemen TVRI juga menyebut kritik yang muncul sebagai bentuk kepedulian publik terhadap transparansi penggunaan anggaran negara, khususnya untuk penyelenggaraan dan penyiaran olahraga berskala internasional.
Berita Terkait
-
Lamine Yamal Jadi Starter, Prediksi Lini dan Taktik Spanyol vs Arab Saudi
-
Piala Dunia 2026: Panggung Mewah Terakhir Para Pesepakbola Veteran
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA
-
Mulut Pedas Zlatan Ibrahimovic Bikin Thierry Henry Melongo saat Siaran Piala Dunia 2026
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0