- Deniz Undav mencetak dua gol kemenangan Jerman atas Pantai Gading dalam laga Piala Dunia 2026, Minggu (21/6/2026).
- Performa impresif Undav sebagai pemain pengganti mengantarkan Jerman melaju ke babak gugur turnamen untuk pertama kalinya sejak 2014.
- Mantan pekerja pabrik ini kini menyamai rekor gol pemain cadangan legendaris Roger Milla dalam sejarah kompetisi Piala Dunia.
Suara.com - Sembilan belas tahun lalu, mimpi Deniz Undav untuk jadi pesepak bola profesional nyaris kandas di akademi Werder Bremen.
Usianya baru 14 tahun saat klub itu memutuskan dia tidak punya masa depan di sana, alasannya, postur tubuhnya dianggap terlalu kecil.
Kini di usia 29 tahun, Undav justru jadi salah satu nama paling dibicarakan di Piala Dunia 2026, bukan sebagai starter, tapi sebagai supersub mematikan yang dimiliki Jerman.
Penampilan Undav melawan Pantai Gading, Minggu (21/6/2026) dini hari WIB jadi bukti nyata.
Tampil dari bangku cadangan, ia mencetak dua gol yang membalikkan keadaan dan membawa Jerman menang dramatis 2-1.
Hasil itu sekaligus memastikan Die Mannschaft melaju ke babak gugur Piala Dunia 2026, pencapaian yang belum pernah mereka raih sejak menjuarai turnamen ini pada 2014.
Dua gol itu bukan kebetulan. Total dari dua penampilan sebagai pemain pengganti di turnamen ini, Undav sudah mengoleksi tiga gol dan dua assist.
Angka itu menjadikannya pemain cadangan paling produktif di sebuah Piala Dunia sejak 1966, sejajar dengan rekor legendaris Roger Milla asal Kamerun di edisi 1990.
Pencapaian lain yang tak kalah mentereng dengan mencetak gol di dua laga awal Piala Dunia, Undav menjadi pemain Jerman pertama yang melakukannya sejak Miroslav Klose di tahun 2002.
Baca Juga: Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Padahal posisi Undav di skuad ini sempat dipertanyakan. Maret lalu, usai mencetak gol kemenangan dramatis di injury time saat melawan Ghana, Undav secara terbuka menyuarakan ambisinya untuk mendapat tempat sebagai starter di tim nasional.
Pernyataan itu rupanya tidak direspons positif oleh pelatih Julian Nagelsmann.
Mantan arsitek RB Leipzig dan Bayern Munich itu balik menyindir bahwa Undav justru membebani dirinya sendiri dengan komentar semacam itu, bahkan menyebut Undav kemungkinan besar tidak akan mencetak gol tersebut seandainya ia bermain sejak menit awal.
Perseteruan kecil ini sempat jadi sorotan publik, sampai akhirnya Nagelsmann mengakui dan meminta maaf atas pernyataannya.
Alih-alih membalas dengan kata-kata, Undav memilih menjawab lewat performa di lapangan.
Sejak insiden itu, catatannya bersama tim nasional terus menanjak, kini ia sudah mengantongi sembilan gol dari sebelas laga internasional.
Berita Terkait
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo
-
Pernah Dipermalukan Timnas Indonesia, Curacao Cetak Sejarah Raih Poin Perdana di Piala Dunia 2026
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan