Bola / Bola Dunia
Senin, 22 Juni 2026 | 03:29 WIB
Kontroversi dialamatkan kepada bintang Argentina, Lionel Messi usai cetak hattrick di laga pertama Piala Dunia 2026. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Alexis Mac Allister menegaskan ambisi Timnas Argentina meraih kemenangan atas Austria demi mengamankan posisi ke fase gugur.
  • Timnas Argentina akan mengandalkan identitas permainan mereka untuk menghadapi intensitas fisik yang ditunjukkan oleh skuad Austria.
  • Kemenangan sebelumnya atas Aljazair diwarnai performa gemilang Lionel Messi yang mencetak hat-trick berkat koordinasi tim yang solid.

Suara.com - Gelandang Timnas Argentina, Alexis Mac Allister, menegaskan ambisi besar timnya jelang laga kedua Piala Dunia 2026 melawan Austria.

Usai menang meyakinkan 3-0 atas Aljazair, skuad asuhan Lionel Scaloni membidik kemenangan berikutnya untuk mengamankan langkah ke fase gugur.

“Target kami selalu lebih. Dalam sepak bola banyak hal bisa terjadi, tapi tujuan utama kami adalah menang,” ujar Mac Allister dikutip dari TycSport.

Mac Allister juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi dan menikmati setiap proses selama turnamen berlangsung.

Menghadapi Austria, Mac Allister menilai lawannya sebagai tim kuat dengan karakter permainan fisik dan intensitas tinggi.

“Kami sudah melihat beberapa video. Mereka tim yang sangat fisik dan punya pemain bagus,” katanya.

Pemain Liverpool itu menegaskan Argentina akan tetap bermain dengan identitasnya.

Mac Allister menyebut tim siap beradaptasi dengan situasi pertandingan, baik saat menghadapi tekanan maupun ketika harus bermain lebih langsung.

Mac Allister juga mengulas kemenangan atas Aljazair, terutama kontribusi luar biasa Lionel Messi yang mencetak hat-trick.

Baca Juga: Joget Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral

Mac Allister mengungkapkan salah satu momen krusial terjadi saat dirinya sengaja membiarkan bola untuk Messi.

“Banyak yang membicarakan momen itu, tapi siapa pun yang bermain sepak bola tahu bola itu bukan untuk saya,” jelasnya.

Mac Allister menambahkan, keputusan tersebut menjadi bagian dari pemahaman antar pemain di lapangan.

“Apa yang dilakukan Messi itu tidak normal. Hal-hal seperti itu hanya bisa dilakukan oleh pemain sekelas dia,” tutup Mac Allister.

Load More