- Pelatih Amir Ghalenoei mengkritik pembatasan Amerika Serikat yang menghambat persiapan Timnas Iran jelang pertandingan melawan Belgia.
- Skuad Iran terpaksa memangkas waktu latihan menjadi kurang dari 16 jam akibat kewajiban perjalanan rutin dari Meksiko.
- Kebijakan politik tersebut menciptakan kendala persiapan fisik yang tidak adil dibandingkan dengan kondisi tim nasional Belgia.
Suara.com - Pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei, mengkritik pembatasan yang diberlakukan Amerika Serikat yang berdampak langsung pada persiapan timnya jelang laga kontra Belgia di Piala Dunia 2026.
Ghalenoei menyebut waktu latihan timnya terpaksa dipangkas hingga setengah dari biasanya.
Menurut Ghalenoei, skuad Iran hanya memiliki waktu kurang dari 16 jam untuk mempersiapkan pertandingan.
“Kami hanya bisa berlatih setengah dari waktu normal. Kami ingin persiapan fisik dan teknis yang ideal,” ujarnya.
Situasi ini terjadi karena Iran harus bermarkas di Tijuana, Meksiko, dan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat setiap kali bertanding.
Kebijakan tersebut berkaitan dengan pembatasan akibat ketegangan politik yang sedang berlangsung.
Ghalenoei menilai kondisi ini lebih sulit dibanding saat menghadapi laga perdana melawan Selandia Baru yang berakhir imbang 2-2.
Saat itu, Iran masih memiliki waktu persiapan sekitar 24 jam sebelum pertandingan.
Ghalenoei juga mempertanyakan perlakuan yang dianggap tidak adil dibandingkan dengan Belgia.
Baca Juga: Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele
“Mengapa kami tidak diizinkan datang lebih awal untuk dua pertandingan pertama?” katanya.
Meski demikian, Ghalenoei tetap memberikan apresiasi kepada FIFA dan presidennya, Gianni Infantino, yang dinilai telah berupaya membantu.
Namun, ia menegaskan perbedaan kondisi persiapan tetap menjadi tantangan besar.
“Belgia datang lebih awal dan bisa berlatih dengan baik. Mereka tim kuat dan sangat dihormati. Tapi kami juga Iran, kami punya pemain bagus dengan potensi besar,” tegasnya.
Pertandingan Iran vs Belgia sendiri saat artikel ini dipublikasikan masih 0-0 di babak pertama.
Iran sempat mencetak gol terlebih dahulu lewat aksi Mehdi Taremi, namun dianulir karena VAR menilai offside.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda