-
Erling Haaland mencetak dua gol untuk membawa Norwegia menang 3-2 atas Senegal.
-
Norwegia resmi lolos ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kali sejak 1998.
-
Senegal menelan dua kekalahan beruntun dan terancam tersingkir lebih awal dari turnamen.
Suara.com - Erling Haaland kembali mengguncang panggung dunia dengan meloloskan Norwegia ke babak 16 besar setelah menumbangkan Senegal 3-2. Ketajaman striker Manchester City ini memastikan langkah meyakinkan armada Viking di Stadion Gillette, Foxborough.
Pencapaian luar biasa ini menempatkan Haaland dalam jajaran elite sejarah sepak bola global. Bomber haus gol tersebut kini sejajar dengan Harry Kane sebagai pemain yang sukses mencetak brace pada 2 laga perdana Piala Dunia dalam setengah abad terakhir.
Laga ini juga menegaskan dominasi para megabintang di turnamen, menyusul performa impresif Lionel Messi dan Kylian Mbappé di pertandingan lain. Persaingan sepatu emas kini semakin membara dengan Haaland membuntuti tepat di belakang Messi.
Langkah Norwegia sempat pincang saat Julian Ryerson mengalami cedera fatal di awal pertandingan. Namun, masuknya Marcus Pedersen justru menjadi berkah tersembunyi yang mengubah arah permainan.
Pedersen memecah kebuntuan pada menit ke-43 memanfaatkan koordinasi buruk lini belakang Senegal. Tendangan mendatarnya gagal dihalau dengan sempurna oleh penjaga gawang Édouard Mendy.
Babak kedua sepenuhnya menjadi panggung pertunjukan bagi kehebatan seorang Erling Haaland. Penyerang bertubuh kekar itu memperlebar keunggulan melalui skema serangan balik cepat yang sangat mematikan.
Haaland menyambut umpan presisi Martin Ødegaard dengan sepakan kaki kiri yang bersarang rendah di pojok gawang. Suporter berbaju merah langsung bergemuruh merayakan gol indah tersebut.
Hanya berselang 10 menit, Haaland kembali mengoyak jala gawang lawan lewat tendangan voli jarak dekat. Ia memanfaatkan umpan lambung matang dari Patrick Berg setelah berhasil menembus barikade pertahanan musuh.
Merayakan gol keduanya, Haaland berlari ke arah tribun sambil menempelkan tangan ke telinga. Ribuan pendukung Norwegia langsung menyambutnya dengan melakukan Viking Row sambil meneriakkan chant "Ro!" yang menggema di stadion.
Baca Juga: Puja-puji Scaloni untuk Lionel Messi: Lihat Saja Komitmennya!
Senegal sempat memperkecil ketertinggalan melalui aksi heroik Ismaïla Sarr pada menit ke-53. Gol tersebut sempat membakar semangat juang wakil Afrika untuk mengejar defisit skor.
Petaka Senegal bertambah ketika Édouard Mendy terpaksa ditarik keluar akibat cedera parah. Situasi ini membuat koordinasi pertahanan Singa Teranga semakin rapuh di sisa laga.
Ismaïla Sarr mencetak gol kedua pada masa injury time untuk memperkecil skor menjadi 3-2. Namun, peluit panjang keburu berbunyi sebelum keajaiban datang bagi Senegal.
Kemenangan dramatis ini membuat posisi Norwegia aman bersama Prancis untuk melaju ke fase berikutnya. Pertandingan hari Jumat melawan Les Bleus akan menjadi penentu juara Grup I.
Sementara itu, Senegal mencatat sejarah buruk karena kalah berturut-turut di awal turnamen. Mereka wajib menumbangkan Irak demi menjaga asa tipis lewat jalur peringkat ketiga terbaik.
Konteks kompetisi ini menjadi sangat emosional karena merupakan penampilan perdana Norwegia di Piala Dunia sejak tahun 1998. Kebangkitan generasi baru Viking kini siap mengancam dominasi kekuatan tradisional sepak bola dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS
-
Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho
-
Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0
-
Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?