Bola / Bola Indonesia
Rabu, 24 Juni 2026 | 12:44 WIB
Ketua PSSI Erick Thohir (kanan) berbincang dengan pelatih Timnas Indonesia John Herdman (kiri) usai melawan Timnas Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/bar]
Baca 10 detik
  • Pemain keturunan Luke Vickery dan Mitchell Baker sedang menjalani tahap akhir proses naturalisasi menjadi WNI.
  • Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, belum memberikan konfirmasi terkait rumor penambahan dua pemain naturalisasi baru.
  • Program naturalisasi pemain Timnas Indonesia akan disesuaikan dengan strategi jangka panjang pelatih John Herdman nantinya.

Suara.com - Isu penambahan pemain naturalisasi untuk Timnas Indonesia kembali menghangat.

Setelah proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker memasuki tahap akhir, muncul kabar bahwa PSSI tengah menyiapkan dua pemain keturunan lainnya untuk memperkuat skuad Garuda.

Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, akhirnya memberikan respons terkait rumor tersebut. Namun, ia belum bersedia mengungkapkan detail lebih lanjut karena masih menunggu kepastian resmi.

Saat ini, Vickery dan Baker tinggal selangkah lagi menyelesaikan proses perpindahan kewarganegaraan.

Keduanya telah mengantongi persetujuan dari Komisi X dan Komisi III DPR RI, sehingga hanya menunggu pengesahan dalam rapat Paripurna DPR serta penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) sebelum resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Luke Vickery kembali cetak gol dahsyat melalui tendangan jarak jauh untuk Macarthur FC di A-League. Simak aksi spektakuler pemain yang diincar John Herdman untuk Timnas Indonesia. [Dok. IG Luke Vickery]

Di tengah proses tersebut, beredar informasi bahwa PSSI berpotensi menambah dua pemain naturalisasi baru. Erick Thohir pun memilih tidak terburu-buru memberikan konfirmasi.

"Saya belum dapat black and white-nya," ujar Erick Thohir kepada awak media di Jakarta.

Kabar mengenai tambahan pemain naturalisasi yang berasal dari Jerman dan Belanda itu pertama kali mencuat dari Noor Korompot, Staf Khusus Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas.

Meski demikian, Erick menegaskan dirinya hanya akan berbicara berdasarkan dokumen dan kepastian resmi.

Baca Juga: Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears

"Kembali, saya tidak mau membuat statement sebelum saya mendapatkan black and white," jelas Erick Thohir.

Lebih jauh, Erick mengungkapkan bahwa arah program naturalisasi Timnas Indonesia ke depan akan disesuaikan dengan kebutuhan yang dirancang pelatih kepala John Herdman.

"Saya mau dengar dari coach John langsung seperti apa strateginya, dan tentu saya harus laporkan ke pemerintah, Pak Presiden, bahwa strategi jangka panjang Timnas Indonesia seperti ini," tutur Erick Thohir.

"Apalagi kemarin coach John sudah bertemu Bapak Presiden langsung, dan Bapak Presiden menanyakan, 'Apa strategi besarnya? Dan di mana posisi PSSI dan pemerintah untuk mendukung?'," imbuh Erick Thohir.

Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam menyelaraskan program PSSI dengan dukungan pemerintah, termasuk terkait kebijakan naturalisasi yang selama ini menjadi salah satu instrumen memperkuat kualitas Timnas Indonesia.

"Dan Bapak Presiden bilang, 'Saya dukung sepenuhnya.' Nah itu, tinggal nanti sinkronisasi birokrasi lagi," pungkasnya.

Load More