Bola / Bola Indonesia
Rabu, 24 Juni 2026 | 14:36 WIB
Bek Persib, Alfeandra Dewangga (kanan) bersama pelatih Bojan Hodak. (Suara.com/Rahman)
Baca 10 detik
  • Alfeandra Dewangga resmi meninggalkan Persib Bandung setelah berakhirnya kompetisi musim 2025/2026 yang berlangsung di Kota Bandung.
  • Kurangnya menit bermain selama satu musim menjadi alasan utama pemain berusia 24 tahun tersebut mencari tantangan baru.
  • Dewangga berharap kepindahannya ke klub lain dapat mengembalikan performa terbaiknya di lapangan serta meningkatkan jam terbang pertandingan.

Suara.com - Kebersamaan Alfeandra Dewangga dengan Persib Bandung akhirnya resmi berakhir. Bek serbabisa berusia 24 tahun itu dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari skuad Maung Bandung untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Keputusan tersebut sekaligus menutup perjalanan singkat Dewangga bersama Persib setelah hanya satu musim membela klub kebanggaan Kota Bandung itu.

Meski sempat merasakan atmosfer juara bersama Pangeran Biru, pemain yang akrab disapa Dewa tersebut memilih mencari tantangan baru demi mendapatkan menit bermain yang lebih banyak dan mengembalikan performa terbaiknya.

Musim 2025/2026 memang bukan periode yang mudah bagi Dewangga. Ia kesulitan menembus tim utama dan lebih sering menghuni bangku cadangan di tengah ketatnya persaingan di lini belakang Persib.

Sepanjang musim, Dewangga hanya mencatatkan sembilan penampilan di Super League serta tiga laga di AFC Champions League Two. Jumlah tersebut jauh dari ekspektasi pemain yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu bek andalan sepak bola Indonesia.

Minim Menit Bermain Jadi Alasan Utama

Alfeandra Dewangga Santosa akhirnya menjalani debut bersama Persib Bandung di Super League 2025/26. (Dok. Persib)

Minimnya kesempatan tampil menjadi faktor utama yang mendorong Dewangga mengambil keputusan besar untuk meninggalkan Persib pada bursa transfer kali ini.

Meski berpisah, mantan pemain Timnas Indonesia itu menegaskan tidak menyimpan kekecewaan terhadap klub. Sebaliknya, ia mengaku bersyukur pernah menjadi bagian dari perjalanan Persib dan mendapatkan pengalaman berharga selama berada di Bandung.

"Terima kasih buat keluarga besar Persib, jajaran pelatih, ofisial, dan manajemen karena saya bisa ikut dalam perjuangan tim selama satu musim," kata Dewa, dikutip dari laman resmi klub.

Baca Juga: Sanksi FIFA Halangi Persib Bandung Umumkan Luka Menalo Sebagai Rekrutan Baru

"Perjuangan yang tidak mudah. Untuk Bobotoh, terima kasih atas sambutan dan dukungan hangatnya dari pertama datang hingga sekarang," lanjutnya.

Dewangga juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Bobotoh yang menurutnya selalu memberikan dukungan sejak hari pertama bergabung hingga masa perpisahan. Dukungan tersebut menjadi salah satu kenangan yang akan selalu ia bawa dalam perjalanan kariernya.

Menurut Dewa, keputusan meninggalkan Persib bukan karena faktor lain, melainkan demi mendapatkan kesempatan untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya di atas lapangan. Ia berharap langkah baru yang akan diambil bisa menjadi titik balik dalam karier profesionalnya.

Persib dan Bobotoh Akan Selalu di Hati

Meski tak lagi mengenakan jersey Persib musim depan, Dewangga memastikan kecintaannya terhadap klub dan Kota Bandung tidak akan berubah. Ia bahkan menyebut Persib akan selalu memiliki tempat spesial di hatinya.

"Saya pergi untuk memperbaiki performa dan semoga bisa bertemu di lain kesempatan. Saya sangat mencintai Persib, Bobotoh, dan Kota Bandung," pungkasnya.

Kepergian Dewangga menjadi salah satu perpisahan yang cukup menyita perhatian Bobotoh pada bursa transfer musim ini. Di usia yang masih relatif muda, sang pemain kini berharap bisa menemukan klub yang memberinya kesempatan bermain lebih banyak demi menghidupkan kembali kariernya di level tertinggi.

Load More