- Timnas Kanada lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai runner-up Grup B meski kalah dari Swiss.
- Pelatih Jesse Marsch mengevaluasi kesalahan taktik dan kurangnya intensitas permainan timnya saat menghadapi skuad timnas Swiss.
- Kanada kini fokus persiapan di Los Angeles dengan harapan kembalinya Alphonso Davies untuk memperkuat performa babak gugur.
Pelatih berusia 51 tahun itu juga bertekad menjaga antusiasme publik Kanada yang terus memberikan dukungan besar sepanjang turnamen berlangsung.
"Saya sangat berterima kasih atas energi yang ada dan dukungan dari negara ini. Namun, kami akan bertolak ke LA dan tetap bertekad untuk membangkitkan semangat serta antusiasme masyarakat," kata Marsch.
Menurutnya, Kanada masih memiliki peluang besar untuk tampil lebih baik jika mampu memperbaiki sejumlah aspek permainan yang terlihat kurang maksimal saat menghadapi Swiss.
Alphonso Davies Jadi Harapan Utama
Salah satu kabar yang paling dinantikan kubu Kanada adalah kondisi Alphonso Davies.
Kehadiran sang kapten diyakini dapat meningkatkan kualitas permainan sekaligus menambah daya ledak serangan tim.
Marsch optimistis pemain Bayern Munchen tersebut dapat kembali tampil saat fase gugur dimulai.
"Posisi kami saat ini persis seperti yang kami harapkan—berhasil melaju ke fase gugur. Alphonso Davies seharusnya sudah siap untuk bermain," tegasnya.
Absennya Davies dalam kondisi terbaik pada laga terakhir fase grup dinilai cukup berpengaruh terhadap permainan Kanada.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
Tim tuan rumah terlihat kesulitan menciptakan tekanan konsisten saat menghadapi pertahanan disiplin milik Swiss.
Dengan kecepatan, kreativitas, dan pengalaman yang dimiliki Davies, Kanada berharap bisa tampil lebih tajam saat memasuki babak knockout.
Modal Empat Poin untuk Terus Bermimpi
Kanada menutup fase grup dengan koleksi empat poin dari tiga pertandingan. Raihan tersebut membuat mereka unggul atas Bosnia-Herzegovina dalam perebutan posisi runner-up Grup B.
Meski perjalanan di fase grup belum sepenuhnya meyakinkan, Kanada tetap menjaga peluang untuk menciptakan prestasi terbaik di Piala Dunia 2026 yang digelar di kandang sendiri.
Kini, The Canucks dituntut tampil lebih klinis dan berani jika ingin melangkah lebih jauh dari babak 32 besar. Kehadiran Alphonso Davies diharapkan menjadi tambahan energi yang dibutuhkan untuk mewujudkan ambisi tersebut.
Berita Terkait
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu