- Timnas Jerman tetap menjuarai Grup E Piala Dunia 2026 meski kalah 1-2 dari Ekuador di New York New Jersey Stadium.
- Jerman mencatat rekor pertahanan terburuk dalam sepuluh tahun karena gagal mencatatkan clean sheet dalam sembilan pertandingan Piala Dunia beruntun.
- Kekalahan setelah unggul lebih dulu menjadi catatan negatif kedua yang menuntut Julian Nagelsmann segera membenahi lini pertahanan sebelum babak gugur.
Suara.com - Timnas Jerman harus menelan pil pahit meski berhasil finis sebagai juara Grup E Piala Dunia 2026. Der Panzer takluk 1-2 dari Ekuador pada laga terakhir fase grup yang berlangsung di New York New Jersey Stadium.
Kekalahan tersebut memunculkan tanda tanya besar terkait kualitas lini belakang skuad asuhan Julian Nagelsmann. Pasalnya, hasil tersebut sekaligus melahirkan dua catatan negatif yang mencoreng perjalanan Jerman di turnamen kali ini.
Rekor Pertahanan Terburuk dalam Satu Dekade
Fakta pertama yang menjadi sorotan adalah buruknya performa pertahanan Jerman di ajang Piala Dunia.
Berdasarkan data Opta, Der Panzer kini gagal mencatatkan clean sheet dalam sembilan pertandingan beruntun di putaran final Piala Dunia. Catatan tersebut menyamai rekor terburuk dalam sejarah tim nasional Jerman yang sebelumnya terjadi pada periode 1934 hingga 1954.
Terakhir kali Jerman mampu menjaga gawangnya tetap steril terjadi pada final Piala Dunia 2014 saat mengalahkan Argentina dengan skor 1-0.
Artinya, selama lebih dari satu dekade terakhir, tidak ada satu pun pertandingan Piala Dunia yang mampu mereka akhiri tanpa kebobolan.
Statistik tersebut menjadi alarm serius bagi Julian Nagelsmann, terutama menjelang fase gugur yang menuntut konsistensi dan disiplin tinggi di lini belakang.
Kutukan Saat Sudah Unggul Lebih Dulu
Baca Juga: Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
Masalah Jerman tidak hanya terletak pada sektor pertahanan. Kekalahan dari Ekuador juga melahirkan rekor buruk lain yang sangat jarang terjadi.
Der Panzer sebenarnya memulai pertandingan dengan sempurna setelah Leroy Sane mencetak gol cepat saat laga baru berjalan dua menit.
Namun, Ekuador mampu bangkit dan membalikkan keadaan lewat gol Nilson Angulo serta Gonzalo Plata.
Menurut statistik, sejak Piala Dunia 1998, ini baru kali kedua Jerman kalah dalam pertandingan setelah berhasil mencetak gol pembuka.
Sebelumnya, kejadian serupa hanya terjadi saat mereka tumbang 1-2 dari Jepang pada fase grup Piala Dunia 2022 di Qatar.
Padahal, dalam periode yang sama, Jerman membukukan rekor impresif berupa 25 kemenangan dan dua hasil imbang ketika berhasil unggul lebih dahulu.
Berita Terkait
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kata-kata Ajdin Hrustic Bawa Timnas Australia Cetak Sejarah Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Kolombia vs Portugal: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027
-
3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Lionel Messi Terancam Tergusur di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 karena Sosok Ini
-
Prediksi Superkomputer: Ini 8 Tim yang Bakal Lolos Lewat Jalur Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026
-
Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara