- Gelandang muda tim nasional Venezuela, Yimvert Berroteran, meninggal dunia akibat bencana dua gempa besar di wilayah utara pada Selasa lalu.
- Tragedi gempa tersebut menyebabkan lebih dari 920 orang tewas dan sekitar 3.000 warga lainnya mengalami luka-luka di Venezuela.
- Selain Berroteran, sejumlah insan sepak bola lainnya juga dilaporkan wafat, sementara beberapa pemain muda lainnya ditemukan dalam kondisi selamat.
Suara.com - Dunia sepak bola Venezuela berduka. Gelandang muda tim nasional U-20, Yimvert Berroteran, ditemukan meninggal dunia setelah sempat dinyatakan hilang akibat dua gempa besar yang mengguncang wilayah utara negara itu pada Selasa lalu.
Bencana tersebut menelan korban jiwa dalam jumlah besar.
Hingga kini, lebih dari 920 orang dilaporkan tewas dan sekitar 3.000 lainnya mengalami luka-luka, menjadikannya salah satu tragedi paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir di Venezuela.
Berroterán, yang baru berusia 18 tahun, dikenal sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di skuad muda Venezuela
Ia baru saja memulai karier profesionalnya bersama Universidad Central de Venezuela dan mencatatkan tiga penampilan di tim utama.
Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh Federasi Sepak Bola Venezuela melalui pernyataan resmi.
“Hari ini sepak bola Venezuela melepas seorang pemuda yang membela warna negara dengan kebanggaan, komitmen, dan cinta,” tulis federasi.
“Kepergiannya menyelimuti seluruh keluarga Vinotinto dengan duka mendalam dan meninggalkan jejak yang tak terhapuskan bagi mereka yang mengenalnya, baik di dalam maupun di luar lapangan,” lanjut pernyataan tersebut.
Federasi juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Baca Juga: Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
“Kami menyampaikan simpati terdalam kepada keluarga, teman, rekan setim, dan semua yang berduka. Yimvert, cahayamu akan terus hidup dalam setiap detak Vinotinto. Semoga damai menyertaimu.”
Klubnya, UCV FC, turut memberikan penghormatan terakhir.
“Kamu adalah pejuang, Yimvert. Kamu akan selalu dikenang. Beristirahatlah dalam damai,” tulis klub tersebut.
Tak hanya Berroteran, federasi juga mengonfirmasi wafatnya sejumlah insan sepak bola lainnya.
Di antaranya Razan Sijaa, pemain muda Caracas FC, yang meninggal bersama keluarganya di La Guaira.
Korban lain termasuk Ricardo Veloz, pemain muda Marítimo La Guaira, serta Víctor Andrés Palacios Ledezma, pesepak bola berusia 14 tahun dari Club Sport San Agustín.
Selain itu, Jose Miguel Santana, mantan staf tim nasional sepak bola pantai, juga dilaporkan meninggal bersama keluarganya.
Di tengah duka mendalam, secercah kabar baik datang.
Beberapa pemain muda yang sebelumnya sempat dinyatakan hilang telah ditemukan dalam kondisi selamat, termasuk Edwin Peraza, Valerie Gil, Ederson Ramos, Brainelys Mendoza, Fausto Escobar, Luis Ovalles, Elías Martínez, Rubén Rovaina, dan Mainell Rondón.
Berita Terkait
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Venezuela Mirip Zona Perang, Kisah Orianna Cari Ayahnya di Reruntuhan Gedung
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya
-
Iran di Ujung Tanduk! Ini Skenario Team Melli Lolos atau Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Rudi Garcia Puji Peran Pemain Senior Usai Belgia Tekuk Selandia Baru 5-1
-
Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air
-
Pelatih Norwegia Akui Kehebatan Ousmane Dembele: Sentuhan Bolanya Begitu Sempurna
-
Zico Ingatkan Timnas Brasil Waspadai Kekuatan Jepang di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Akhir Tragis Irak: Dulu Bantai Timnas Indonesia, Berakhir Bulan-bulanan di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Ousmane Dembele Menggila, Perancis Gasak Norwegia 4-1 dan Puncaki Klasemen