Bola / Bola Dunia
Senin, 29 Juni 2026 | 06:31 WIB
Kanada melesat ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 lewat gol voli dramatis Stephen Eustaquio pada masa injury time. (FIFA)
Baca 10 detik
  • Kanada lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Afrika Selatan 1-0.

  • Gol voli Stephen Eustaquio pada menit ke-92 menjadi penentu kemenangan dramatis Kanada.

  • Skuad Les Rouges selanjutnya akan menghadapi pemenang pertandingan antara Belanda melawan Maroko.

Suara.com - Timnas Kanada sukses menyegel tiket babak 16 besar Piala Dunia 2026 lewat kemenangan dramatis atas Afrika Selatan. Gol tunggal pada masa injury time babak kedua menjadi pembeda dalam laga hidup-mati di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, Senin.

Pertarungan sengit di fase gugur pertama ini menyisakan sejumlah catatan emosional bagi kedua tim. Kanada tampil dominan sejak menit awal, sementara Afrika Selatan memberikan perlawanan taktis yang luar biasa.

Berikut adalah 3 fakta menarik di balik kesuksesan Les Rouges menembus babak peredam dalam pesta sepak bola jagat raya ini:

Kanada pesta gol dengan menghancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026. Jonathan David cetak hat-trick, Nathan Saliba bikin rekor, Qatar dapat dua kartu merah. [Dok. IG canmnt]

1. Sihir Berdarah Dingin Stephen Eustaquio

Kanada hampir frustrasi membongkar pertahanan berlapis lawan sepanjang waktu normal pertandingan. Namun, ketenangan Stephen Eustaquio pada menit ke-92 mengubah segalanya menjadi selebrasi liar.

Gelandang andalan ini memanfaatkan bola liar hasil sapuan barisan belakang Afrika Selatan di luar kotak penalti. Setelah mengontrol bola menggunakan dada, ia melepaskan sepakan voli keras yang menghujam sudut bawah gawang tanpa bisa dihalau kiper lawan.

2. Taktik Pergantian Pemain Jesse Marsch

Kehadiran Alphonso Davies sejak menit ke-75 menjadi titik balik runtuhnya tembok pertahanan Afrika Selatan. Pelatih Jesse Marsch sengaja memasukkan sang kapten untuk menambah daya gedor di sektor sayap.

Masuknya bintang utama tersebut langsung menghidupkan kreativitas serangan Kanada yang sempat buntu. Tekanan beruntun yang diinisiasi Davies akhirnya memaksa lini belakang lawan melakukan kesalahan di area krusial pada menit-menit akhir.

Baca Juga: Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil

3. Ketangguhan Ronwen Williams yang Runtuh di Akhir

Kiper Afrika Selatan, Ronwen Williams, sejatinya tampil bak pahlawan dengan menggagalkan berbagai peluang emas Kanada. Salah satu penyelamatan terbaiknya terjadi saat mementahkan peluang bersih dari penyerang tajam Jonathan David pada menit ke-79.

Ketangguhan lini pertahanan skuad Bafana Bafana membuat babak pertama berakhir dengan skor kacamata. Sayangnya, konsentrasi tingkat tinggi raksasa Afrika tersebut harus buyar tepat sebelum wasit meniup peluit panjang.

Langkah manis Kanada di fase gugur pertama ini sekaligus mengakhiri impian Afrika Selatan untuk melangkah lebih jauh. Kemenangan tipis namun krusial ini mempertegas kesiapan Kanada untuk bersaing dengan raksasa dunia lainnya di Amerika Utara.

Pada babak 16 besar nanti, ujian yang jauh lebih berat sudah menanti anak asuh Jesse Marsch. Kanada dijadwalkan bakal menantang pemenang dari laga besar antara Belanda melawan Maroko.

Load More