Bola / Bola Dunia
Senin, 29 Juni 2026 | 08:53 WIB
Starting Timnas Jepang saat melawan Timnas Indonesia. (Dok. JFA)
Baca 10 detik
  • Jepang menantang Brasil di babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan ambisi juara.

  • Samurai Biru tampil pincang tanpa kehadiran Wataru Endo, Kaoru Mitoma, dan Takumi Minamino.

  • Taktik adaptif Carlo Ancelotti dan ketajaman Vinicius Junior menjadi ujian terberat lini belakang Jepang.

Vinicius Junior tampil mengerikan lewat torehan 4 gol dan menjadi kreator peluang tertinggi bagi Brasil.

Akselerasi bintang Real Madrid ini menjadi ancaman paling mematikan bagi skema 3 bek tengah bentukan Hajime Moriyasu.

5. Dominasi Statistik dan Kedalaman Tembok Pertahanan

Brasil mengandalkan lini serang agresif berkekuatan sembilan penyerang yang menghasilkan total 40 peluang berbahaya.

Lini belakang mereka dijaga kokoh oleh duet Gabriel Magalhaes dan Marquinhos sebelum menyentuh kiper utama Alisson Becker.

Pertemuan ini mempertemukan dua tim dengan pakem formasi yang sangat kontras di atas lapangan. Jepang tetap setia mengandalkan konsistensi formasi 3-4-3 sejak awal turnamen bergulir.

Sebaliknya, Brasil asuhan Carlo Ancelotti bergerak dinamis dengan mengganti skema lini depan di setiap pertandingan. Dinamika tersebut diprediksi melahirkan duel ketat di lini tengah antara Daichi Kamada melawan Casemiro.

Pemenang laga ini dipastikan mendapat jalur terjal menuju tangga juara turnamen empat tahunan ini. Sang juara bertahan Argentina sudah bersiap menghadang di babak perempat final jika mampu melewati fase krusial ini.

Baca Juga: Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia

Load More