Bola / BolaTaiment
Selasa, 30 Juni 2026 | 01:57 WIB
Aksi suporter Jepang membersihkan stadion di Piala Dunia 2026 menuai kritik. Isu ketimpangan gender dan pembagian tugas rumah tangga jadi sorotan. [Dok. x/@@ofootball__]
Baca 10 detik
  • Suporter timnas Jepang menciptakan efek visual estetik menggunakan kantong plastik biru saat pertandingan melawan Brasil berlangsung.
  • Para pendukung meniup kantong plastik dan menyalakan lampu ponsel untuk menghasilkan pemandangan cahaya unik di stadion.
  • Setelah pertandingan berakhir, suporter Jepang tetap menggunakan kantong tersebut untuk membersihkan sampah di area tribun stadion.

Suara.com - Suporter timnas Jepang mencuri perhatian dunia di Piala Dunia 2026.

Tak hanya dikenal karena kebiasaan membersihkan tribun, mereka juga membawa kantong plastik biru yang ternyata memiliki fungsi lebih dari sekadar mengumpulkan sampah.

Tradisi ini terlihat saat Jepang menghadapi Brasil di fase gugur.

Para suporter datang ke stadion dengan membawa kantong biru yang dibagikan dan digunakan bersama di tribun penonton.

Menariknya, fungsi utama kantong tersebut bukanlah untuk kebersihan.

Suporter Jepang justru menggunakannya untuk menciptakan efek visual yang memukau saat tim mereka memasuki lapangan.

Kantong plastik itu ditiup hingga mengembang seperti balon.

Saat suasana stadion mulai gelap, para fans menyalakan lampu ponsel di balik kantong tersebut, menghasilkan pemandangan cahaya yang unik dan estetis.

Baru setelah pertandingan usai, kantong biru tersebut digunakan sesuai fungsinya, yakni untuk mengumpulkan sampah di area tribun.

Baca Juga: Tangis Son Heung-min Pecah Usai Korea Selatan Gagal Total di Piala Dunia 2026

Aksi ini kembali menegaskan budaya disiplin dan tanggung jawab kolektif masyarakat Jepang.

“Kami mencintai kebersihan,” ujar salah satu suporter Jepang, Misaki Kawamuta seperti dikutip dari O Globo.

Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan adalah bagian dari kebiasaan yang sudah mengakar dalam kehidupan sehari-hari.

Load More