- Timnas Belanda tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti 2-3 dari Maroko pada babak 32 besar.
- Pertandingan berlangsung di Monterrey Stadium, Meksiko, Selasa (30/6/2026) dengan skor imbang 1-1 selama waktu normal dan tambahan.
- Hasil tersebut membawa Maroko melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Belanda melalui babak penalti.
Belanda mengawali babak tos-tosan dengan baik lewat eksekusi Teun Koopmeiners. Namun, kegagalan Justin Kluivert, Quinten Timber, dan Crysencio Summerville menjadi petaka bagi Oranje.
Di kubu Maroko, Neil El Aynaoui dan Achraf Hakimi memang gagal menjalankan tugasnya, tetapi Soufiane Rahimi dan Chemsdine Talbi sukses mencetak gol.
Ismael Saibari kemudian menjadi penentu kemenangan setelah eksekusi penaltinya bersarang di gawang Belanda dan memastikan Maroko menang 3-2.
Maroko Lanjutkan Kejutan di Piala Dunia 2026
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Belanda yang sebelumnya tampil meyakinkan sepanjang fase grup.
Sebaliknya, Maroko kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan setelah melanjutkan tren positif sejak tampil impresif pada Piala Dunia edisi sebelumnya.
Dalam pertandingan ini, Belanda menggunakan formasi 3-4-2-1, sedangkan Maroko tampil dengan skema 4-2-3-1 yang fleksibel dalam bertahan maupun menyerang.
Maroko kini melangkah ke babak 16 besar dengan penuh percaya diri, sementara Belanda harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 lebih cepat dari yang diharapkan.
Baca Juga: Takluk dari Brazil, Jepang Gagal Pertahankan Marwah Sepakbola Asia!
Berita Terkait
-
Analisis Kekalahan Jerman dari Paraguay: 3 Kesalahan Fatal Nagelsmann
-
5 Fakta Menarik Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Ogah Mundur usai Jerman Dipermalukan Paraguay di Piala Dunia 2026
-
Saudara Kandung Bela Beda Negara, Kisah Unik Bintang Piala Dunia 2026
-
Jepang Ikut Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Wakil Asia 'Kehilangan Muka'?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?