Bola / Bola Dunia
Selasa, 30 Juni 2026 | 09:42 WIB
Julian Nagelsmann menegaskan tak akan mundur usai Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026. Ia menyerahkan keputusan masa depannya kepada DFB. [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
  • Julian Nagelsmann menolak mengundurkan diri setelah Timnas Jerman tersingkir oleh Paraguay pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
  • Nagelsmann menyerahkan keputusan masa depannya kepada DFB dan tetap berkomitmen menghormati sisa kontrak hingga tahun 2028 mendatang.
  • DFB kini harus mengevaluasi kinerja tim nasional setelah kegagalan taktis dan minimnya efektivitas penyelesaian akhir dalam pertandingan tersebut.

Suara.com - Julian Nagelsmann menegaskan tidak memiliki niat untuk mengundurkan diri dari kursi pelatih Timnas Jerman setelah kegagalan di Piala Dunia 2026.

Skuad berjuluk Die Mannschaft secara mengejutkan tersingkir di babak 32 besar setelah kalah dari Paraguay melalui drama adu penalti.

Pelatih berusia 38 tahun itu memilih menyerahkan keputusan mengenai masa depannya sepenuhnya kepada Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).

Nagelsmann menegaskan dirinya masih ingin menghormati kontrak yang berlaku hingga 2028.

"Saya tersedia. Jika DFB menginginkan saya bertahan hingga 2028, saya akan melakukannya. Jika mereka tidak menginginkannya, maka saya akan pergi," ujar Julian Nagelsmann.

Nagelsmann: Saya Tidak Akan Lari dari Tanggung Jawab

Timnas Jerman dipastikan lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026. (Instagram/@dfb_team)

Mantan pelatih Bayern Munchen itu menegaskan dirinya bukan sosok yang akan meninggalkan tim ketika menghadapi situasi sulit.

Menurut Nagelsmann, kritik merupakan bagian dari profesi sebagai pelatih dan ia siap menerima keputusan apa pun dari DFB.

"Saya bukan orang yang melarikan diri. Saya tersedia jika itu yang diinginkan DFB. Jika mereka tidak menginginkan saya, mereka harus mengatakannya kepada saya," tutur Nagelsmann.

Baca Juga: Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Ia juga mengaku masih memiliki motivasi besar untuk memimpin Jerman menghadapi turnamen-turnamen berikutnya, termasuk Euro dan UEFA Nations League.

"Saya ingin terus berlanjut. Dalam sepak bola Anda tidak memiliki kendali penuh. Jika DFB ingin saya melakukannya, saya akan dengan senang hati mempersiapkan diri," ungkapnya.

Taktik Jerman Jadi Sorotan

Kepemimpinan Nagelsmann belakangan menuai kritik, terutama terkait pendekatan taktik yang dinilai kurang efektif.

Saat menghadapi Paraguay, Jerman memang mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Statistik menunjukkan Die Mannschaft menguasai hampir 80 persen penguasaan bola pada babak pertama, namun gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran.

Load More