Bola / Bola Dunia
Selasa, 30 Juni 2026 | 09:55 WIB
Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah adu penalti dari Paraguay. Simak analisis tiga masalah utama yang membuat racikan Julian Nagelsmann gagal. [Dok. IG DFB Team]
Baca 10 detik
  • Timnas Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026 di Gillette Stadium setelah kalah adu penalti melawan Paraguay.
  • Sistem permainan asuhan Julian Nagelsmann tidak padu dan menyebabkan ketidakseimbangan taktis serta alur bola yang kurang efektif.
  • Pemilihan posisi pemain yang tidak tepat serta kurangnya visi permainan memperburuk performa Jerman selama turnamen berlangsung.

Suara.com - Timnas Jerman harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 secara tragis setelah ditumbangkan Paraguay lewat adu penalti pada babak 32 besar.

Pertandingan yang digelar di Gillette Stadium itu berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu sebelum skuad Die Nationalelf menyerah 3-4 dalam adu penalti.

Kegagalan ini memicu gelombang kritik terhadap Julian Nagelsmann yang dinilai belum mampu membenahi persoalan mendasar tim nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Melansir analisis dari Bavarian Football Works, terdapat tiga masalah fundamental yang menjadi penyebab tersingkirnya Jerman di Amerika Utara.

1. Sistem Permainan yang Tidak Padu

Sistem permainan yang diterapkan Nagelsmann dinilai menciptakan ketidakseimbangan sehingga aliran bola tidak berjalan mulus.

"Banyak bagian yang bergerak tidak terpasang dengan benar, mereka saling bergesekan saat bersentuhan," tulis analisis dari Bavarian Football Works.

Penempatan Joshua Kimmich yang terlalu sering bergerak ke tengah justru meninggalkan ruang kosong di sisi kanan pertahanan sekaligus membatasi ruang gerak Leroy Sane.

Akibatnya, Sane kerap terisolasi tanpa dukungan bek sayap, sementara duet Aleksandar Pavlovic dan Felix Nmecha justru sering bertumpuk di area tengah yang terlalu padat.

Baca Juga: Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Ketidakseimbangan tersebut membuat permainan Jerman terlihat kurang efektif meski mampu mendominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan.

2. Kesalahan Pemilihan dan Penempatan Pemain

Keputusan Nagelsmann dalam memilih pemain serta menentukan posisi mereka di lapangan juga menjadi sorotan.

Florian Wirtz, yang berposisi natural sebagai gelandang serang, justru lebih sering dimainkan di sisi kiri.

Di sisi lain, absennya pemain dengan karakter cepat dari bangku cadangan membuat Jerman kesulitan membongkar pertahanan rapat Paraguay.

Pencoretan nama-nama potensial seperti Tom Bischof serta minimnya keberanian memberi kesempatan kepada Jonas Urbig juga dinilai mempersempit opsi taktik saat tim mengalami kebuntuan.

Load More