- Tim Jepang menerima total hadiah dan dana operasional sebesar US$ 13,5 juta setelah tersingkir di babak 16 besar.
- Pencapaian Jepang hingga fase gugur Piala Dunia 2026 menghasilkan kompensasi finansial signifikan meskipun nominalnya lebih rendah dari sebelumnya.
- Perubahan format turnamen menjadi 48 tim menyebabkan distribusi hadiah yang lebih merata dibandingkan edisi Piala Dunia Qatar.
Suara.com - Kekalahan dari Brasil di babak 16 besar Piala Dunia 2026 tak sepenuhnya menjadi kabar buruk bagi Jepang.
Tim Samurai Biru tetap membawa pulang hadiah fantastis bernilai jutaan dolar dari Piala Dunia 2026.
Meski gagal melangkah lebih jauh, Jepang dipastikan menerima hadiah sebesar US$ 11 juta atau sekitar Rp 56,9 miliar atas pencapaiannya hingga fase gugur.
Jumlah ini diberikan berdasarkan performa tim di kompetisi.
Selain itu, FIFA juga mengucurkan dana persiapan sebesar US$ 2,5 juta (sekitar Rp 12,9 miliar) untuk setiap negara peserta.
Dana ini diberikan sebagai dukungan operasional menjelang turnamen.
Dengan demikian, total pemasukan Jepang dari Piala Dunia 2026 mencapai US$ 13,5 juta atau setara Rp 69,8 miliar.
Nilai tersebut menunjukkan bahwa meski tersingkir, keuntungan finansial tetap signifikan.
Namun, jumlah ini sedikit lebih rendah dibandingkan edisi sebelumnya di Qatar.
Baca Juga: Paraguay Singkirkan Jerman di Piala Dunia 2026, Gustavo Alfaro Bongkar Kunci Suksesnya
Saat itu, Jepang memperoleh sekitar US$ 13 juta hanya dari capaian hingga babak 16 besar.
Penurunan nominal ini dipengaruhi oleh format baru turnamen yang kini diikuti 48 tim.
Penambahan jumlah peserta menciptakan babak eliminasi tambahan, sehingga distribusi hadiah menjadi lebih merata.
Di sisi lain, FIFA meningkatkan hadiah bagi juara Piala Dunia 2026.
Tim yang keluar sebagai pemenang pada final 19 Juli mendatang akan membawa pulang US$ 50 juta atau sekitar Rp 258,5 miliar.
Berita Terkait
-
Paraguay Singkirkan Jerman di Piala Dunia 2026, Gustavo Alfaro Bongkar Kunci Suksesnya
-
Belanda, Piala Dunia, dan Predikat Juara Tanpa Mahkota yang Masih Abadi
-
Belanda Terpeleset di Babak Tos-tosan, Maroko Kantongi Tiket 16 Besar
-
Piala Dunia 2026: Tembus Babak 16 Besar, Kanada Sukses Cetak Sejarah Baru!
-
Mbappe Pimpin Laga Prancis vs Swedia dan Siap Bawa ke Babak 16 Besar
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?