-
Bernardo Silva menyoroti masalah adaptasi taktik Portugal akibat pemain yang tersebar di berbagai liga.
-
Pelatih Zlatko Dalic membela skuad Kroasia dari kritik publik setelah berhasil lolos fase gugur.
-
Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 disiarkan langsung TVRI pada Jumat (3/6/2026) subuh.
Suara.com - Laga hidup mati antara Portugal dan Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 bukan sekadar pembuktian taktik semata. Pertempuran di Toronto Stadium ini menjadi ujian berat bagi kohesi skuad Selecao das Quinas yang dihuni pemain lintas kompetisi.
Bintang lapangan tengah Portugal, Bernardo Silva, secara terbuka mengakui adanya hambatan besar dalam menyatukan visi bermain timnya. Minimnya waktu berkumpul membuat proses penyatuan karakter bermain dari berbagai liga Eropa menjadi pekerjaan rumah yang rumit.
Di luar urusan strategi, Bernardo Silva justru melemparkan pujian mendalam kepada dirigen lini tengah lawan, Luka Modric. Gelandang Manchester City tersebut memandang sang kapten veteran sebagai figur panutan yang menginspirasi karier sepak bolanya.
"Luka sebenarnya adalah idola saya, bukan hanya karena cara dia bermain dan mampu bertahan di level tertinggi, tetapi juga karena bagaimana dia menjalani kariernya," kata Silva, dikutip dari Reuters.
Kekaguman tersebut bahkan terwujud dalam bentuk koleksi pribadi yang sangat bernilai di rumahnya. Silva bercerita pernah meminta baju tanding sang maestro setelah laga level klub berlalu.
"Saya pernah meminta jersei-nya setelah salah satu pertandingan Manchester City melawan Real Madrid. Itu menjadi salah satu jersei paling spesial yang saya miliki di rumah. Saya mendoakan yang terbaik untuknya, hanya saja tidak dalam dua hari ke depan karena kami ingin mengalahkannya," ujarnya sambil tersenyum.
Pertandingan krusial ini dijadwalkan tayang secara langsung melalui saluran TVRI dan TVRI Sport pada Jumat (3/6/2026) pagi mulai pukul 05.00 WIB. Pemenang dari partai panas ini sudah ditunggu oleh jalur turnamen yang semakin terjal ke depan.
Secara statistik historis, Selecao das Quinas memang lebih mendominasi dengan mengemas tujuh kemenangan dari sepuluh bentrokan terakhir. Namun, ketangguhan mental Kroasia dalam membalikkan prediksi pada turnamen besar tetap menjadi ancaman nyata.
Konteks persaingan ini lahir setelah kedua tim papan atas Eropa tersebut menyandang status peringkat kedua di grup masing-masing. Portugal finis di bawah Kolombia pada Grup K, sementara Kroasia melaju setelah bangkit dari kekalahan awal di Grup L.
Baca Juga: Alih-alih Yakin Kalahkan Brazil, Erling Haaland Malah Bilang Begini!
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
BNPB Minta Warga Segera Laporkan Kerusakan Rumah Usai Gempa NTT
-
Daftar e-Wallet yang Dapat Promo Top-up BRImo Spesial 17 Agustus
-
Gempa Dahsyat NTT, BMKG: Baru Terjadi Lagi Setelah 30 Tahun Silam
-
Top-Up E-Wallet dan Pulsa di BRImo Langsung Dapat Cashback! Buruan, Kuota Terbatas
-
Deretan Sepeda Lipat Pacific Paling Populer, Cocok untuk Gowes Harian
-
Binance Perpanjang Airdrop RLUSD, Ini Cara Klaim 1 Juta XRP yang Dibagikan
-
Daftar Atlet Wakil Indonesia di BWF World Championship 2026
-
Kapal Tenggelam di Perairan Rupat, 3 Pekerja Migran Masih Hilang
-
BNI Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT, Pastikan Layanan Perbankan Tetap Berjalan
-
15 Contoh Teks Doa HUT Ke-81 RI pada 17 Agustus 2026 yang Penuh Makna