Bola / Bola Dunia
Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:05 WIB
Pelatih Cape Verde Bubista bangga timnya mampu merepotkan Argentina di Piala Dunia 2026. Meski kalah 2-3, Hiu Biru dinilai menunjukkan karakter dan identitas. [ANTARA FOTO/Xinhua/Li Ming/hma]
Baca 10 detik
  • Timnas Tanjung Verde tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah tipis 2-3 dari Argentina di Miami Stadium.
  • Pelatih Bubista bangga karena timnya mampu memaksa juara bertahan Argentina bermain hingga babak perpanjangan waktu 120 menit.
  • Meski gagal melaju ke babak 16 besar, para pemain Tanjung Verde dinilai menunjukkan karakter dan identitas nasional kuat.

Menurutnya, turnamen ini menjadi kesempatan bagi negara kepulauan kecil di Afrika Barat tersebut untuk memperkenalkan identitas dan semangat pantang menyerah kepada dunia.

"Lebih dari sekadar bermain, ini adalah tentang menunjukkan identitas kami kepada dunia," ungkap Bubista.

Ia menambahkan, Tanjung Verde datang dengan ambisi untuk bersaing secara setara melawan tim-tim terbaik dunia.

Sepanjang turnamen, Hiu Biru berhasil membuktikan diri sebagai tim yang layak diperhitungkan dan bukan sekadar pelengkap kompetisi.

"Saya pikir semua orang harus berterima kasih kepada para pemain atas turnamen mereka, karena mereka menunjukkan seperti apa negara kecil kami," pungkas Bubista.

Meski langkah mereka terhenti di babak 32 besar, Tanjung Verde mengakhiri debutnya di Piala Dunia dengan kepala tegak dan meninggalkan kesan mendalam bagi pencinta sepak bola dunia.

Load More