- Timnas Argentina mengalahkan Tanjung Verde 3-2 melalui babak perpanjangan waktu pada fase gugur Piala Dunia 2026.
- Lionel Scaloni menyatakan kemenangan diraih dengan sulit karena perlawanan sengit lawan dan kondisi lapangan yang tidak ideal.
- Para pemain Argentina menunjukkan karakter kuat dan daya juang tinggi meskipun mengalami kelelahan fisik setelah bertanding.
Suara.com - Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, menilai kemenangan dramatis 3-2 atas Tanjung Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa tidak ada pertandingan fase gugur yang mudah.
Argentina harus bekerja keras hingga babak perpanjangan waktu untuk menyingkirkan tim debutan asal Afrika tersebut setelah dua kali kehilangan keunggulan sepanjang pertandingan.
"Ini untuk mereka yang mengatakan kami mendapat jalur mudah di bagan turnamen," ujar Scaloni kepada wartawan seusai pertandingan dikutip dari Reuters.
"Tentu kami pantas menang dan lolos, tetapi ini adalah pertandingan yang sangat sulit."
Meski datang sebagai favorit, Argentina dipaksa menjalani laga yang menguras tenaga karena Tanjung Verde mampu dua kali menyamakan kedudukan dan membawa pertandingan hingga extra time.
Scaloni Keluhkan Kondisi Lapangan
[Dok. afaseleccion]
Scaloni mengungkapkan para pemainnya kelelahan setelah bermain selama 120 menit.
"Mereka mengakhiri pertandingan dalam kondisi benar-benar kelelahan," kata Scaloni.
"Masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, tetapi mereka menunjukkan daya juang. Para pemain lelah karena bermain hingga babak tambahan, terlalu banyak menit bermain, bahkan beberapa mengalami kram. Namun, ketika bermain sepenuh hati, mereka bisa mengatasi apa pun."
Baca Juga: Lionel Messi Cetak 3 Rekor Gila saat Bantu Argentina Singkirkan Tanjung Verde
Menurut Scaloni, karakter para pemain menjadi faktor utama yang membawa Argentina lolos ke babak berikutnya.
Pelatih berusia 48 tahun itu mengakui pertandingan berlangsung jauh lebih sulit daripada perkiraan banyak pihak, terutama setelah Tanjung Verde kembali menyamakan kedudukan pada babak tambahan melalui gol spektakuler Sidny Lopes Cabral.
"Saya hanya ingin pertandingan segera berakhir. Anda melihat sendiri betapa indahnya gol yang mereka cetak. Saya sebenarnya lebih tenang daripada yang terlihat."
"Semua orang mengira pertandingan ini akan mudah, tetapi kami tahu kenyataannya tidak seperti itu."
Argentina Tetap Tunjukkan Mental Juara
Ketika ditanya apakah status sebagai tim favorit menjadi beban bagi Argentina, Scaloni menepis anggapan tersebut.
Berita Terkait
-
Mohamed Salah Menangis Haru, Mesir Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti
-
Pelatih Tanjung Verde Bangga Hiu Biru Bikin Argentina Susah Payah di Piala Dunia 2026
-
Cape Verde Takluk 3-2, Argentina Lolos 16 Besar dan Siap Tantang Mesir
-
Messi Antar Argentina ke 16 Besar usai Duel Sengit Lawan Cape Verde
-
Timnas Indonesia dan Keikhlasan Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN