- Timnas Portugal melaju ke 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Kroasia dengan skor tipis 2-1.
- Performa Portugal dinilai belum optimal karena koordinasi kolektif antarlini pemain bintang yang masih sangat minim konsistensi.
- Portugal dijadwalkan menghadapi Spanyol pada babak 16 besar hari Senin mendatang untuk membuktikan kualitas tim sesungguhnya.
Suara.com - Timnas Portugal memang telah memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Namun, suasana di dalam tim lebih diwarnai rasa lega daripada euforia.
Skuad asuhan Roberto Martinez melangkah ke fase berikutnya setelah meraih kemenangan tipis 2-1 atas Kroasia pada babak 32 besar.
Meski datang ke Amerika Utara sebagai salah satu kandidat juara, performa Cristiano Ronaldo dan kolega sejauh ini dinilai belum memenuhi ekspektasi.
Portugal lebih mengandalkan efektivitas permainan ketimbang tampil dominan, sementara kualitas individu para bintangnya belum sepenuhnya menyatu dalam permainan kolektif.
Status runner-up Grup K di bawah Kolombia menjadi indikator bahwa permainan Portugal masih belum mencapai level terbaik.
Bintang Portugal Belum Tampil Maksimal
Mengutip laporan Reuters, performa dua motor lini tengah Portugal, Vitinha dan Bruno Fernandes, menjadi sorotan.
Keduanya dinilai belum mampu memberikan ritme permainan dan kreativitas yang konsisten untuk membongkar pertahanan lawan.
Di sisi lain, Cristiano Ronaldo baru saja mencatatkan sejarah dengan mencetak gol pertama sepanjang kariernya di fase gugur Piala Dunia melalui eksekusi penalti.
Baca Juga: Cape Verde Takluk 3-2, Argentina Lolos 16 Besar dan Siap Tantang Mesir
Turnamen edisi 2026 juga diperkirakan menjadi panggung terakhir Ronaldo bersama Timnas Portugal setelah muncul sinyal mengenai masa depannya dari keluarga sang pemain.
Meski begitu, status Ronaldo sebagai sosok yang nyaris tak tergantikan di tim utama memicu perdebatan di kalangan suporter dan media Portugal.
Hubungan Ronaldo dan Roberto Martinez Jadi Sorotan
Perdebatan semakin memanas setelah Ronaldo terlihat memberikan tatapan kurang puas kepada Roberto Martinez ketika ditarik keluar pada babak kedua saat menghadapi Kroasia.
Momen tersebut memunculkan spekulasi mengenai cara Martinez mengelola menit bermain sekaligus peran sang kapten di penghujung kariernya.
Surat kabar Portugal, Record, bahkan menilai tim nasional mereka masih merupakan sekumpulan pemain berbakat yang belum sepenuhnya berkembang menjadi tim yang solid.
Berita Terkait
-
Hasil Piala Dunia 2026: Sontekan Maut Jhon Arias Bawa Kolombia Singkirkan Ghana
-
Argentina Salahkan Lapangan usai Susah Payah Kalahkan Tanjung Verde
-
Mohamed Salah Menangis Haru, Mesir Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti
-
Kisah Vozinha Tembok Cape Verde, Si Kiper yang Buat Lionel Messi Frustrasi
-
Pelatih Tanjung Verde Bangga Hiu Biru Bikin Argentina Susah Payah di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN