- Wasit Francois Letexier memicu kontroversi saat memimpin kemenangan Argentina 3-2 atas Mesir di Piala Dunia 2026, Rabu (8/7/2026).
- Pelatih Mesir memprotes keputusan VAR yang menganulir gol dan pengabaian dua potensi penalti bagi timnya dalam pertandingan tersebut.
- Sebelumnya, Letexier juga pernah dikritik atas keputusan penalti kontroversial pada laga playoff Olimpiade antara Indonesia melawan Guinea.
Suara.com - Nama wasit asal Prancis, Francois Letexier, kembali menjadi sorotan setelah kepemimpinannya dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Mesir dinilai kontroversial.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Atlanta pada Rabu (8/7/2026) dini hari WIB tersebut, sejumlah keputusan Letexier dianggap menguntungkan Argentina yang akhirnya menang dramatis 3-2.
Bagi pencinta sepak bola Indonesia, sosok Letexier bukan nama asing. Ia merupakan wasit yang memimpin laga playoff Olimpiade Paris 2024 antara Timnas Indonesia U-23 melawan Guinea yang juga diwarnai kontroversi.
Kontroversi di Piala Dunia 2026
Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, meluapkan kekecewaannya kepada FIFA karena merasa timnya dirugikan oleh kepemimpinan wasit.
"Kami telah dicurangi secara tidak adil hari ini; kami telah menderita ketidakadilan," tegas Hossam Hassan dalam konferensi pers yang dikutip dari Al Jazeera.
Kemarahan tersebut dipicu oleh keputusan Letexier yang menganulir gol Mostafa Zico setelah mendapat rekomendasi VAR. Selain itu, wasit asal Prancis tersebut juga dinilai mengabaikan dua potensi penalti untuk Mesir pada menit-menit akhir pertandingan.
Insiden tarikan jersey terhadap Hamdy Fathy dan dugaan pelanggaran Julian Alvarez terhadap Mohamed Salah di kotak penalti tidak menghasilkan keputusan yang diharapkan kubu Mesir.
Hossam Hassan bahkan melontarkan sindiran bahwa ada pihak yang ingin mempertahankan Argentina dan Lionel Messi tetap bertahan di turnamen.
Baca Juga: Argentina ke Perempat Final, Bedah Taktik Comeback Epik atas Mesir
"Mungkin mereka ingin mempertahankan juara dunia di kompetisi ini, mungkin mereka ingin Messi tetap ikut serta dalam persaingan," ujar Hossam Hassan kepada BeIN Sports.
Pernah Picu Kontroversi saat Indonesia vs Guinea
Jauh sebelum memimpin laga Argentina kontra Mesir, Letexier sudah menjadi sorotan publik Indonesia saat memimpin pertandingan playoff Olimpiade Paris 2024 antara Indonesia U-23 melawan Guinea.
Kala itu, Indonesia kalah 0-1 setelah Guinea mendapat penalti yang memicu perdebatan. Letexier menilai Witan Sulaeman melakukan pelanggaran, meski tayangan ulang menunjukkan kontak terjadi di luar kotak penalti.
Protes keras langsung dilayangkan pelatih Shin Tae-yong dari pinggir lapangan, tetapi tidak mengubah keputusan wasit.
Kontroversi kembali terjadi pada menit ke-76 ketika Alfeandra Dewangga dianggap melakukan pelanggaran di kotak penalti, meski tayangan ulang menunjukkan sang pemain lebih dulu menyentuh bola.
Berita Terkait
-
Hasil Swiss vs Kolombia: Die Nati Menang Adu Penalti, Tantang Argentina di Perempat Final
-
Pelatih Mesir Semprot FIFA: Mereka Ingin Lionel Messi Terus Berada di Piala Dunia 2026!
-
Wasit Francois Letexier Dituding Untungkan Argentina, Suporter Mesir Murka
-
Belgia Libas Amerika Serikat, Siap Tantang Spanyol di 8 Besar Piala Dunia
-
Emosi dan Air Mata Lionel Messi: Apa yang Argentina Lakukan Benar-benar Gila
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ulasan Drama Genius Girlfriend: Kisah Pendewasaan dan Persahabatan yang Tulus
-
Ahli Waris Tagih Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang, Pemprov Sulsel : Sudah Bersertifikat dan Clear
-
5 Cara Membaca Jam Analog dengan Mudah, Kenali Ketiga Fungsi Jarum
-
Bye Bekas Jerawat! 4 Night Cream Arbutin Wajah Auto Glowing di Pagi Hari
-
Pakai Beskap Biru Dongker, Prabowo Jadi Saksi Akad Nikah Sespri Rizky Irmansyah di JCC Senayan
-
Api di Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Kemenhut Pastikan Kondisi Gajah Sumatra Aman
-
Review BukuMelihat Diri Sendiri: Belajar Bercermin Sebelum Sibuk Menilai Orang Lain
-
Cara Membedakan Kalkulator Casio Asli dan Palsu, Jangan Salah Beli!
-
Tiket Solo Run Fest 2026 Diskon 20 Persen via BRImo, Cek Cara Klaimnya
-
Ongkos Sebuah Kegagalan: Mengapa Orang Dewasa Sulit Mencoba Hal Baru?