- Timnas Brasil tersingkir dari babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 melawan Norwegia.
- Legenda Prancis Youri Djorkaeff mengkritik tajam penurunan kualitas teknik dan kreativitas para pemain Brasil saat ini.
- Djorkaeff menyoroti lemahnya pertahanan serta kegagalan lini serang Brasil dalam memaksimalkan peluang emas selama pertandingan berlangsung.
Suara.com - Kekalahan Timnas Brasil dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 memicu kritik tajam dari legenda Prancis, Youri Djorkaeff.
Mantan juara dunia 1998 itu bahkan menyebut permainan Brasil saat ini membuat ingin muntah.
Komentar keras tersebut disampaikan Djorkaeff dalam program After Foot di RMC.
Ia menilai performa skuad asuhan Carlo Ancelotti mencerminkan merosotnya kualitas teknik dalam sepak bola modern.
“Saya rasa kita telah kehilangan banyak kualitas. Tidak ada lagi pemain yang benar-benar teknis. Kalian lihat Brasil vs Norwegia? Menonton Brasil sekarang rasanya ingin muntah,” tegas Djorkaeff.
Brasil tersingkir setelah kalah 1-2 dari Norwegia dalam laga yang dinilai minim kreativitas.
Djorkaeff menyoroti bahwa Neymar, yang kini berusia 34 tahun, justru menjadi satu-satunya pemain yang mampu menciptakan peluang di akhir pertandingan.
“Ini Neymar, 34 tahun, yang hampir tidak bermain selama lima tahun, tapi masih jadi satu-satunya yang bisa menciptakan sesuatu. Lalu di mana yang lain? Di mana talenta teknis Brasil?” kritiknya.
Ia juga menyinggung nama Lucas Paquetá dan pemain lain yang dianggap belum memenuhi standar teknik tinggi.
Baca Juga: Militer Israel Rudal Nobar Piala Dunia 2026 di Gaza, Satu Pekerja Kemanusiaan Tewas
Menurutnya, kualitas dasar seperti kontrol bola kini semakin jarang terlihat di level tertinggi.
Selain lini serang, Djorkaeff menyoroti lemahnya pertahanan Brasil saat gol kedua Norwegia yang dicetak Erling Haaland.
Ia menilai Haaland mendapat terlalu banyak ruang untuk mengontrol bola sebelum mencetak gol.
Tak hanya itu, peluang emas Endrick saat skor masih imbang 0-0 juga tak luput dari kritik.
Djorkaeff membandingkan penyelesaian akhir pemain muda tersebut dengan legenda Brasil, Ronaldo.
“Endrick hanya mendorong bola padahal sendirian. Jika itu Ronaldo, dia akan mengecoh kiper lalu mencetak gol,” ujarnya.
Djorkaeff sendiri merupakan bagian dari tim Prancis yang mengalahkan Brasil 3-0 di final Piala Dunia 1998.
Berita Terkait
-
Militer Israel Rudal Nobar Piala Dunia 2026 di Gaza, Satu Pekerja Kemanusiaan Tewas
-
FIFA Tolak Banding Prancis! Michael Olise Terancam Absen di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Tantang Argentina, Swiss Siap Unjuk Mental Baja
-
Rasisme Cederai Sportivitas Sepak Bola, Menang Tak Harus Menghina Lawan
-
Mesir Resmi Desak FIFA Selidiki Wasit Francois Letexier Usai Kekalahan Kontroversial dari Argentina
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik