News / Internasional
Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31 WIB
Bola api meletus dari Menara Jala dalam serangan udara Israel di Kota Gaza, Gaza, Palestina, pada (15/5/2021). [Mahmud Hams / AFP]
Baca 10 detik
  • Serangan rudal Israel di Kota Gaza menewaskan pekerja kemanusiaan Mohamed al-Wahidi serta tiga warga sipil lainnya.
  • Insiden terjadi saat korban hendak mengorganisasi kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 di distrik Tel Hawa.
  • Militer Israel menyatakan insiden tersebut sebagai sasaran operasional yang salah dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Suara.com - Seorang pekerja kemanusiaan tewas dalam serangan rudal Israel di Jalur Gaza, hanya satu jam sebelum laga Mesir melawan Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Korban diketahui bernama Mohamed al-Wahidi, yang selama ini mengorganisasi kegiatan nonton bareng (nobar) bagi warga Gaza.

Serangan tersebut juga menewaskan tiga orang lainnya, termasuk dua anak-anak yang sedang bermain sepak bola di sekitar lokasi kejadian.

Insiden tragis ini kembali menyoroti dampak konflik bersenjata terhadap warga sipil di wilayah tersebut.

Direktur Rumah Sakit Shifa, Mohamed Abu Selmiya, menyatakan bahwa rudal menghantam sebuah mobil yang ditumpangi al-Wahidi saat menuju distrik Tel Hawa, Kota Gaza.

Ilustrasi tropi Piala Dunia 2026 (Yahoo Sports)

Ia berencana bergabung dengan ribuan warga untuk menyaksikan pertandingan yang menjadi momen hiburan di tengah konflik berkepanjangan.

“Ketika saya tiba di lokasi, tim medis sudah mengevakuasi korban. Ada anak kecil dan seorang pria yang tidak dikenal. Seorang kerabat saya juga dilaporkan mengalami luka parah,” ujar Abd Alkhaleq al-Wahidi, sepupu korban, seperti dikutip dari laporan internasional.

Militer Israel dalam pernyataannya mengklaim serangan tersebut menargetkan seorang anggota bersenjata Hamas yang berada dalam kendaraan tersebut.

Namun, pihaknya mengakui bahwa Mohamed al-Wahidi bukan target utama dan menyatakan insiden ini masih dalam penyelidikan.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Tantang Argentina, Swiss Siap Unjuk Mental Baja

“Kami menyesalkan setiap kerugian terhadap warga sipil yang tidak terlibat dan akan terus berupaya meminimalkan dampak tersebut,” demikian pernyataan resmi militer Israel.

Sejak awal Piala Dunia 2026, al-Wahidi dikenal aktif menggelar nobar untuk memberikan sedikit hiburan bagi warga Gaza yang hidup di tengah krisis kemanusiaan.

Aksi tersebut membuatnya dikenal luas sebagai sosok yang peduli dan dekat dengan masyarakat.

“Ia sangat dicintai, sering membantu keluarga yang membutuhkan, dan selalu hadir dalam kegiatan komunitas,” tambah Abd Alkhaleq.

Load More