- Penyerang asal Polandia, Patryk Klimala, secara resmi membantah rumor kepindahannya dari FC Seoul menuju klub Persib Bandung.
- Klimala saat ini masih terikat kontrak profesional sebagai pemain FC Seoul sejak bergabung pada bulan Juni 2025 lalu.
- Pemain tersebut menjadi warga Polandia pertama di FC Seoul setelah memiliki pengalaman karier di berbagai liga internasional sebelumnya.
Suara.com - Patryk Klimala sempat ramai diperbincangkan setelah dikaitkan dengan klub Indonesia, Persib Bandung.
Namun rumor itu langsung dibantahnya. Bomber asal Polandia itu menolak disebut akan bergabung dengan tim kesayangan Bobotoh itu.
Penyerang asal Polandia itu memastikan dirinya tidak akan meninggalkan klub FC Seoul.
"Halo semuanya. Tolong jangan percaya pada semua yang Anda lihat di internet. Bukan semua yang Anda baca di internet adalah benar," kata Patryk Klimala.
Klimala lahir pada 5 Agustus 1998 di Swidnica, Polandia.
Klimala memulai karier sepak bolanya dari level lokal sebelum bergabung dengan akademi klub besar Legia Warsawa.
Karier profesionalnya mulai terlihat saat memperkuat Jagiellonia Bialystok.
Meski sempat kesulitan mendapat tempat utama, ia perlahan menunjukkan perkembangan hingga akhirnya mencetak gol penting di liga dan kompetisi domestik.
Namanya mulai mencuri perhatian saat dipinjamkan ke Wigry Suwaki pada musim 2017/2018.
Baca Juga: Bomber Polandia Tolak Mentah-mentah Gabung ke Persib Bandung
Saat itu, Klimala tampil tajam dengan mencetak 13 gol dari 27 pertandingan dan menjadi top skor tim.
Performa tersebut membawanya hijrah ke Eropa Barat.
Pada 2020, Klimala direkrut klub raksasa Skotlandia, Celtic, dengan nilai transfer sekitar 3,5 juta poundsterling.
Meski tidak sepenuhnya bersinar di Celtic, ia kemudian melanjutkan karier ke Amerika Serikat bersama New York Red Bulls.
Di Major League Soccer (MLS), Klimala tampil cukup konsisten dengan kontribusi gol dan assist.
Petualangannya berlanjut ke Israel bersama Hapoel Be'er Sheva pada 2023. Namun situasi konflik di kawasan tersebut membuatnya memutuskan hengkang lebih cepat dari kontrak.
Berita Terkait
-
Bomber Polandia Tolak Mentah-mentah Gabung ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Tunda Latihan Perdana Jelang Musim Baru, Kenapa?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Striker 71 Gol Merapat ke Persib! Balsa Sekulic Si Spesialis Gol Menit Akhir
-
Persib Akui Raup Cuan Besar dari Transfer Andrew Jung
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRImo Taiwan Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital untuk PMI
-
Pemkab Bogor Siapkan Pusat Ekonomi Baru di Sisi Barat dan Timur, Buka Lapangan Kerja
-
Ketika Satu Pabrik Tutup, yang Runtuh Bukan Hanya Lapangan Kerja
-
Sumatra Dikepung 2.894 Hotspot! Prabowo Turun ke Riau Pimpin Penanganan Karhutla
-
BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Layanan Finansial PMI
-
Mengapa Nasi Cepat Kering di Bagian Atas Rice Cooker? Ini Penyebab dan Solusinya
-
AS Siapkan Sanksi Brutal, Iran Ancam Tak Biarkan 1 Tetes Minyak Keluar dari Selat Hormuz
-
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.690
-
Yang Tersisa Usai Api Melalap Desa Adat Sade
-
Negara Tetangga Belum Kirim Nota Protes Meski Karhutla Kian Meluas