- Kapten Argentina Lionel Messi menjalani pemulihan fisik dan absen latihan penuh pasca laga perempat final Piala Dunia 2026.
- Kondisi stamina Messi menurun akibat bermain selama 120 menit saat menghadapi Swiss di babak perempat final tersebut.
- Kebugaran sang megabintang menjadi perhatian utama Argentina sebelum menghadapi Inggris dalam laga semifinal Piala Dunia mendatang.
Suara.com - Kabar kurang menggembirakan datang dari kubu Argentina jelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris.
Lionel Messi dilaporkan tidak mengikuti sesi latihan penuh usai bermain selama 120 menit saat menghadapi Swiss di babak perempat final.
Menurut laporan media Argentina, kapten berusia 39 tahun itu hanya menjalani program pemulihan fisik.
Kondisi ini memicu kekhawatiran mengingat duel krusial melawan Inggris tinggal menghitung hari.
Beban fisik berat menjadi tantangan utama Argentina di fase gugur.
Dari tiga laga terakhir, dua di antaranya harus diselesaikan melalui babak perpanjangan waktu, yakni saat melawan Mesir dan Swiss.
Sebagai pemain kunci, Messi merasakan langsung dampak kelelahan tersebut.
Meski tetap tampil sebagai motor serangan, intensitas pertandingan tinggi mulai menguras stamina sang megabintang.
Pada laga kontra Swiss, Messi memang gagal mencetak gol, pertama kalinya sejak Piala Dunia 2022.
Baca Juga: Wasit Kontroversial AS Jadi Pengadil Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina
Argentina akhirnya memastikan kemenangan 3-1 lewat gol Julian Alvarez dan Lautaro Martínez di babak tambahan.
Usai pertandingan, Messi mengakui timnya mulai merasakan kelelahan.
“Kami merasakan lelah, tetapi akan pulih sebaik mungkin. Kami tahu betapa pentingnya laga ini dan akan memberikan segalanya untuk mencapai final,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Wasit Kontroversial AS Jadi Pengadil Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina
-
Bek Timnas Inggris: Messi Sudah Ada di Ujung Karier, Hadapi Dia Kesempatan Sekali Seumur Hidup
-
Kalem Jelang Lawan Inggris, Lionel Scaloni: Hanya Pertandingan Semifinal Biasa
-
Ironi Stadion Dallas: Rumput Hasil Riset 5 Tahun akan Dibongkar Usai Duel Prancis vs Spanyol
-
Tensi Panas Ruang Ganti Inggris Jelang Hadapi Argentina, Thomas Tuchel Adu Argumen dengan Pemain
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan