- FIFA berencana menggelar pertunjukan musik saat jeda babak pertama final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium.
- FIFA bekerja sama dengan Global Citizen dan Chris Martin untuk menghadirkan artis dunia dalam acara hiburan tersebut.
- Rencana perpanjangan durasi jeda pertandingan menjadi 20 menit dikhawatirkan mengganggu ritme, kondisi fisik, dan strategi para pemain.
Suara.com - FIFA kembali membuat gebrakan yang berpotensi memicu kontroversi menjelang final Piala Dunia 2026. Kali ini, sorotan bukan tertuju pada keputusan wasit atau regulasi pertandingan, melainkan rencana menghadirkan halftime show di partai puncak turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, FIFA akan menggelar pertunjukan musik di tengah pertandingan final.
Konsep tersebut selama ini identik dengan Super Bowl di Amerika Serikat.
Di satu sisi, rencana ini menjanjikan hiburan yang lebih meriah. Namun di sisi lain, muncul sejumlah pertanyaan mengenai dampaknya terhadap jalannya pertandingan.
FIFA bekerja sama dengan organisasi advokasi internasional Global Citizen untuk menghadirkan pertunjukan tersebut.
Vokalis Coldplay, Chris Martin, dipercaya sebagai kurator yang bertugas menyusun konsep acara sekaligus menentukan jajaran artis yang akan tampil.
Sejumlah nama besar industri musik dunia seperti Shakira, Justin Bieber, BTS, hingga Madonna disebut-sebut berpeluang meramaikan halftime show final Piala Dunia 2026.
Jika terealisasi, pertunjukan tersebut akan menjadi salah satu hiburan terbesar dalam sejarah final Piala Dunia.
FIFA Harus Hadapi Tantangan Teknis
Baca Juga: 90 Menit yang Mengungkap Identitas Asli Inggris dan Argentina
Di balik kemeriahan yang dijanjikan, FIFA juga dihadapkan pada persoalan teknis yang tidak sederhana.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah durasi jeda babak pertama.
Berdasarkan regulasi International Football Association Board (IFAB), waktu istirahat dalam pertandingan sepak bola maksimal berlangsung selama 15 menit.
Namun, menurut laporan The Athletic, FIFA menargetkan jeda babak pertama final Piala Dunia 2026 diperpanjang menjadi sekitar 20 menit. Pertunjukan halftime show sendiri diperkirakan berlangsung sekitar 11 menit.
Artinya, panitia harus memasang sekaligus membongkar panggung dalam waktu kurang dari sembilan menit agar pertandingan dapat dimulai tepat waktu.
Konsep ini berbeda dengan halftime show final Piala Dunia Antarklub tahun lalu.
Berita Terkait
-
Final Piala Dunia 2026: Foto Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Kembali Viral
-
Argentina Terancam Sanksi FIFA Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanduk Malvinas Jadi Sorotan
-
Piala Dunia 2026 Segera Usai, Apa Saja Kegiatan Pemain setelah Ini?
-
'Penyakit Mematikan' Argentina: Mengapa Inggris dan Lawan Lainnya Selalu Runtuh di Menit Akhir?
-
Tinggalkan Arsenal, Leandro Trossard Gabung Besiktas dengan Kontrak 3 Tahun
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar