Bola / Bola Dunia
Kamis, 16 Juli 2026 | 20:50 WIB
Thomas Tuchel menilai lolos ke semifinal Piala Dunia 2026 tetap menjadi pencapaian bagi Inggris meski kalah 1-2 dari Argentina dan gagal ke final. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Timnas Inggris gagal melaju ke final Piala Dunia 2026 setelah dikalahkan Argentina dengan skor 1-2 di Atlanta.
  • Manajer Thomas Tuchel membantah adanya kutukan dan menegaskan kekalahan tersebut murni disebabkan oleh dinamika teknis di lapangan.
  • Inggris kini akan menghadapi Prancis dalam perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 pada hari Sabtu mendatang.

Ia menilai para pemain Argentina tampil tanpa beban setelah tertinggal, sedangkan Inggris justru terbebani untuk mempertahankan keunggulan.

Tuchel juga mulai mendapat kritik atas keputusannya melakukan pergantian pemain yang dianggap terlalu defensif setelah timnya unggul.

Menanggapi kritik tersebut, pelatih berusia 52 tahun itu mengaku siap bertanggung jawab atas seluruh keputusan taktis yang diambilnya.

"Itulah sifat alami dari permainan ini. Begitu Anda kalah, Anda akan dikritik," ujar Tuchel.

Fokus Perebutan Tempat Ketiga

Inggris kini akan menghadapi Prancis pada laga perebutan tempat ketiga yang dijadwalkan berlangsung Sabtu mendatang.

Tuchel mengakui suasana ruang ganti tengah dipenuhi kekecewaan karena target utama tim adalah tampil di final.

"Banyak negara sepak bola besar yang tersingkir sebelum semifinal, jadi ini tetap sebuah pencapaian," tegas Tuchel.

Meski gagal mewujudkan ambisi menjadi juara dunia, ia meminta para pemain tetap menjaga profesionalisme pada laga terakhir mereka di Piala Dunia 2026.

Baca Juga: FIFA Tuai Kontroversi Lagi, Final Piala Dunia 2026 Bakal Punya Halftime Show?

"Semua orang bermain untuk memenangkan Piala Dunia, tetapi kenyataannya memang seperti ini dan kami harus menerimanya," pungkas Tuchel.

Load More