- Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 di Stadion MetLife, New Jersey.
- Kemenangan ini diraih berkat performa dominan sepanjang turnamen dengan rekor pertahanan terbaik dalam sejarah Piala Dunia.
- Prestasi tersebut sekaligus mengukuhkan Spanyol sebagai peraih gelar juara Piala Eropa dan Piala Dunia secara bersamaan.
Spanyol mencatat sejarah sebagai juara Piala Dunia dengan pertahanan paling kokoh.
La Roja hanya kebobolan satu gol dalam delapan pertandingan sepanjang turnamen.
Belum pernah ada juara dunia yang menorehkan catatan kebobolan sesedikit itu dalam satu edisi Piala Dunia.
4. Dominasi Total atas Argentina
Statistik menunjukkan dominasi Spanyol di wilayah permainan sepanjang final.
La Roja mencatat field tilt sebesar 83,3 persen, mencerminkan kontrol penuh di area pertahanan lawan.
Spanyol juga membukukan 235 operan sukses di sepertiga akhir lapangan, sedangkan Argentina hanya 47 operan.
5. Rekor Expected Goals (xG) Bertahan
Berdasarkan data Opta, Spanyol hanya memberikan total expected goals (xG) sebesar 2,3 kepada seluruh lawannya sepanjang turnamen.
Baca Juga: Ricuh Final Piala Dunia 2026! Paredes Layangkan Bogem Usai Argentina Kalah dari Spanyol
Artinya, rata-rata lawan hanya menciptakan peluang senilai 0,3 xG per pertandingan.
Angka tersebut menjadi catatan pertahanan terbaik dalam sejarah Piala Dunia putra.
6. Ferran Torres Ikuti Jejak Andres Iniesta
Ferran Torres menjadi pemain Spanyol kedua yang mencetak gol di final Piala Dunia.
Menariknya, gol Ferran Torres dan Andres Iniesta pada final 2010 sama-sama tercipta pada babak tambahan waktu.
Torres juga menjadi pemain pengganti kelima yang mencetak gol kemenangan di final Piala Dunia.
7. Tak Pernah Tertinggal Sepanjang Turnamen
Spanyol menutup Piala Dunia 2026 tanpa sekali pun berada dalam posisi tertinggal.
Sejak fase grup hingga final, tidak ada lawan yang mampu unggul lebih dahulu atas La Roja.
Kiper Unai Simon bahkan hanya mencatatkan 10 penyelamatan sepanjang turnamen, lebih sedikit dibanding jumlah penyelamatan Emiliano Martinez di laga final.
Kembalinya Kejayaan La Roja
Gelar Piala Dunia 2026 menandai kembalinya kejayaan filosofi sepak bola berbasis penguasaan bola ala Spanyol.
Luis de la Fuente berhasil memadukan pemain muda seperti Lamine Yamal dan Pau Cubarsi dengan sosok berpengalaman seperti Rodri dan Aymeric Laporte.
Berita Terkait
-
Reaksi Messi Usai Kalah di Final Piala Dunia 2026, Tatapan Kosong Lalu Menangis
-
7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
-
Kronologis Perkelahian Pemain Argentina Usai Kalah dari Spanyol: Paredes Cekik Eric Garcia
-
Kylian Mbappe Sabet Sepatu Emas Piala Dunia 2026, Pecundangi Lionel Messi
-
Daftar Juara Piala Dunia, Spanyol Raih Gelar Kedua
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Menemukan 'Healing' Tipis-Tipis di Balik Jendela MRT dan LRT
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya
-
Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi
-
4 Rekomendasi HP dengan RAM Besar dan Harga Terjangkau: Performa Lancar Cuma Rp1 Jutaan
-
Ulasan Kronik Burung Pegas: Kisah Kehilangan, Trauma, dan Dunia Surealis
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Saham Tinggi
-
Soal Kuntadi Jadi Jampidsus, Dasco: Itu Kewenangan Presiden
-
KPK Dalami Amplop Dolar Raja Juli, Berpotensi Jadi Kasus Baru
-
Krisis Peserta Didik, SDN 127 Pekanbaru Cuma Terima 4 Murid Baru