- Pau Cubarsi meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 setelah mengantar Spanyol menjuarai turnamen di Amerika Serikat.
- Cubarsi terpilih karena konsistensinya tampil selama 750 menit dan menjaga pertahanan Spanyol hingga hanya kebobolan satu gol.
- Prestasi tersebut melampaui rekan setimnya, Lamine Yamal, berkat catatan kedisiplinan dan kontribusi umpan akurat dalam seluruh pertandingan tim.
Suara.com - Pau Cubarsi sukses mencuri perhatian dengan menyabet penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 setelah mengantarkan Timnas Spanyol menjadi juara.
Keberhasilan bek tengah jebolan akademi La Masia itu mematahkan prediksi yang sebelumnya lebih menjagokan rekannya, Lamine Yamal, untuk meraih penghargaan individu tersebut.
Ketangguhan mental dan konsistensinya di lini pertahanan membuat Cubarsi dinilai paling layak menerima penghargaan bergengsi tersebut.
Berdasarkan laporan Antara, pemain berusia 19 tahun itu menjadi satu-satunya pemain muda yang tampil penuh dalam setiap pertandingan Timnas Spanyol.
Bek Barcelona tersebut mencatatkan total 750 menit bermain hingga partai final melawan Argentina yang dimenangkan Spanyol 1-0 di MetLife Stadium, New Jersey.
Ungguli Lamine Yamal Berkat Konsistensi
Durasi bermain menjadi salah satu faktor yang membuat panel teknis FIFA memilih Pau Cubarsi dibandingkan Lamine Yamal.
Cubarsi mengoleksi 750 menit bermain sepanjang turnamen, sedangkan Yamal tampil selama 615 menit dengan sumbangan satu gol dan satu assist.
Kontribusi Cubarsi juga terlihat dari solidnya lini belakang Spanyol yang mencatatkan rekor pertahanan terbaik sepanjang turnamen.
Baca Juga: Donald Trump dan Presiden FIFA Dicemooh Suporter Saat Penyerahan Trofi Piala Dunia 2026
La Roja hanya kebobolan satu gol dalam delapan pertandingan, sekaligus menjadi tim juara dengan jumlah kebobolan paling sedikit dalam sejarah Piala Dunia.
Pilar Utama Lini Belakang Spanyol
Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang Spanyol terjadi pada babak perempat final saat menghadapi Belgia.
Pada tujuh pertandingan lainnya, Cubarsi membantu timnya mencatatkan clean sheet.
Meski berposisi sebagai bek tengah, Cubarsi juga menunjukkan kedisiplinan tinggi dengan hanya menerima satu kartu kuning sepanjang turnamen.
Kemampuannya membangun serangan dari lini belakang menjadi nilai tambah. Ia tercatat memimpin statistik umpan antarlini di skuad Spanyol dengan 173 operan sukses.
Tag
Berita Terkait
-
Momen Donald Trump Tolak Turun Panggung Saat Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026
-
Bukan Lionel Messi atau Mbappe, Rodri Jadi Pemain Terbaik Piala Dunia 2026
-
Siapa Pemain Terbaik Piala Dunia 2026? Ini Alasannya
-
Argentina Mati Kutu! Scaloni Akui Spanyol Pantas Juara Piala Dunia 2026
-
Luis de la Fuente Puji Emiliano Martinez, Akui Spanyol Seharusnya Menang Lebih Cepat atas Argentina
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus