- Spanyol berhasil meraih gelar juara dunia kedua setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 di Stadion MetLife.
- Gol kemenangan Spanyol dicetak oleh Ferran Torres pada babak tambahan waktu setelah sempat kesulitan menembus pertahanan Argentina.
- Keberhasilan ini mengukuhkan dominasi Spanyol di kancah sepak bola dunia sekaligus mengakhiri status Argentina sebagai juara bertahan.
Suara.com - Spanyol sukses mengunci gelar juara dunia kedua setelah menundukkan Argentina pada final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife.
Meski tampil dominan sejak menit pertama, La Roja baru mampu memastikan kemenangan 1-0 lewat gol Ferran Torres pada babak tambahan waktu.
Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menilai timnya seharusnya sudah bisa mengakhiri pertandingan lebih cepat jika bukan karena penampilan gemilang kiper Argentina, Emiliano Martinez.
"Saya merasa sangat bangga dengan generasi pesepak bola ini yang telah tumbuh bersama gagasan tersebut, menyempurnakannya, serta memberikan contoh tentang sebuah kelompok, sebuah keluarga," ujar De la Fuente dikutip dari Antara.
Mengutip laman resmi FIFA, pelatih berusia 65 tahun itu mengaku emosional melihat perjalanan panjang timnya hingga berhasil menjadi juara dunia.
Emiliano Martinez Jadi Penghalang Spanyol
Spanyol menciptakan banyak peluang melalui penguasaan bola dan serangan cepat sepanjang pertandingan.
Namun, Emiliano Martinez tampil impresif di bawah mistar gawang Argentina dengan menggagalkan sejumlah peluang emas La Roja.
Refleks cepat kiper yang akrab disapa Dibu itu membuat para pemain Spanyol berkali-kali gagal mencetak gol.
Baca Juga: Lamine Yamal Pecahkan Rekor Pele dan Mbappe, Jadi Pemain Termuda Juara Euro dan Piala Dunia
De la Fuente pun mengakui bahwa penampilan Martinez menjadi alasan utama timnya tidak bisa mengakhiri laga lebih cepat.
"Penyelamatan gemilang Dibu (Emi Martinez) mencegah kami menang lebih awal, tetapi ini adalah final Piala Dunia dan, bahkan saat lawan bermain dengan sepuluh pemain di akhir laga, Anda tetap harus menderita," ujar De la Fuente.
Dominasi Spanyol Berbuah Gelar Juara
Secara statistik, Spanyol menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal.
Sebaliknya, Argentina kesulitan mengembangkan permainan dan gagal memberikan ancaman berarti.
Lionel Messi dan kolega bahkan tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran ke gawang yang dikawal Unai Simon sepanjang pertandingan.
Berita Terkait
-
Di Mana Tempat Beli Jersey Timnas Spanyol Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasinya
-
Donald Trump dan Presiden FIFA Dicemooh Suporter Saat Penyerahan Trofi Piala Dunia 2026
-
Spanyol Bawa 'Hadiah' Terbesar Sepanjang Sejarah Piala Dunia
-
Mengapa Saya Tetap Mendukung Argentina dari Era Maradona hingga Messi
-
Jude Bellingham Ukir Rekor Baru, Kukuhkan Posisi sebagai Bintang Top?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus