- Timnas Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 pada final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, Senin (20/7/2026).
- Lionel Messi gagal memberikan pengaruh signifikan saat Argentina mengalami dominasi permainan oleh Spanyol sepanjang pertandingan.
- Kartu merah Enzo Fernandez memperburuk kondisi Argentina hingga akhirnya kalah melalui gol tunggal Ferran Torres.
Suara.com - Kekalahan menyakitkan Timnas Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 seolah membangkitkan memori kelam yang pernah dialami legenda Diego Maradona.
Lionel Messi yang tampil impresif sepanjang turnamen justru gagal memberi pengaruh besar ketika timnya membutuhkan inspirasi di Stadion MetLife, Senin (20/7/2026) pagi WIB.
Fenomena meredupnya sang kapten mengingatkan publik pada final Piala Dunia 1990, ketika Argentina juga datang dengan status juara bertahan.
Deja Vu Final Piala Dunia 1990
Sports Mole menyoroti betapa timpangnya jalannya laga yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Spanyol di final Piala Dunia 2026.
Secara statistik, final Piala Dunia 2026 disebut sebagai laga paling berat sebelah sejak Argentina menghadapi Jerman Barat pada final edisi 1990.
Saat itu, Argentina melaju ke final berkat performa gemilang Diego Maradona, tetapi sang legenda gagal memberi dampak berarti di Stadion Olimpico, Roma.
Situasi serupa dialami Lionel Messi. Sepanjang 120 menit pertandingan, kapten Argentina kesulitan menciptakan peluang berbahaya di bawah dominasi Spanyol.
Statistik Buruk Argentina di Final
Baca Juga: Berapa Kali Spanyol Juara Piala Dunia? Ini Statistik dan Rekor Sejarahnya
Pada final 1990, Argentina hanya mampu melepaskan satu tembakan, sedangkan Jerman Barat mencatatkan 23 percobaan.
Gambaran itu kembali terlihat pada final Piala Dunia 2026. Argentina baru mampu mencatatkan tembakan pertama pada menit ke-117, sementara Spanyol sudah melepaskan 20 percobaan.
Messi sebenarnya datang ke final dengan performa meyakinkan setelah menjadi salah satu pemain paling produktif sepanjang turnamen. Namun, ia gagal menunjukkan pengaruhnya di laga penentuan.
Kartu Merah Enzo Fernandez Ulangi Sejarah
Kesamaan lain antara final 1990 dan 2026 adalah kartu merah yang diterima pemain Argentina.
Pada final 1990, Pedro Monzon dan Gustavo Dezotti diusir wasit. Kali ini, Enzo Fernandez mendapat kartu kuning kedua pada penghujung waktu normal.
Berita Terkait
-
Golden Ball dan Golden Boot Sama-sama Gagal Diraih Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Apa Bedanya?
-
Argentina Tumbang, Spanyol Rebut Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
Sejajar Pele dan Beckenbauer, Pau Cubarsi Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026
-
Mengapa Rodri Terpilih sebagai Pemain Terbaik Piala Dunia 2026, Bukan Lamine Yamal?
-
Momen Donald Trump Tolak Turun Panggung Saat Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus